Konten dari Pengguna

Tata Cara Pupuk Kopi, Petani Wajib Tahu

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Pupuk Kopi. Pexels/Daniel Reche
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Pupuk Kopi. Pexels/Daniel Reche

Pemupukan yang tepat merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya kopi. Oleh karena itu, penting bagi para petani kopi untuk memahami tata cara pemupukan yang benar.

Dikutip dari buku Panduan berkebun Kopi karya Pudji R. (2021:60) pemupukan merupakan kegiatan penambahan bahan oganik dan anorganik ke dalam tanah untuk menyediakan unsur-unsur hara atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman kopi.

Nutrisi yang cukup akan meningkatkan produktivitas tanaman, kualitas biji kopi, serta ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit. Namun, pemupukan yang berlebihan justru dapat merusak tanaman.

Tata Cara Pupuk Kopi yang Benar

Ilustrasi Tata Cara Pupuk Kopi. Pexels/Michael Burrows

Ikuti tata cara pupuk kopi yang benar berikut ini, agar tanaman dapat bertumbuh subur.

1. Pemberian pupuk

Pupuk dapat diberikan dengan cara ditaburkan di sekitar pangkal tanaman atau dilarutkan dalam air kemudian disemprotkan ke daun.

2. Dosis pupuk

Dosis pupuk yang diberikan harus disesuaikan dengan umur tanaman, kondisi tanah, dan jenis pupuk yang digunakan.

3. Frekuensi pemupukan

Frekuensi pemupukan dapat dilakukan 2-3 kali dalam setahun.

Waktu Pemupukan Kopi yang Tepat

Ilustrasi Tata Cara Pupuk Kopi. Pexels/Michael Burrows

Waktu yang paling efektif untuk melakukan pemupukan adalah pada:

Awal musim hujan

Pemberian pupuk pada awal musim hujan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman setelah melewati musim kemarau.

Akhir musim hujan

Pemupukan pada akhir musim hujan bertujuan untuk mempersiapkan tanaman menghadapi musim kemarau berikutnya dan meningkatkan pertumbuhan vegetatif.

Hindari melakukan pemupukan saat musim hujan deras, karena pupuk dapat tercuci oleh air hujan sebelum diserap oleh akar tanaman.

Jenis Pupuk yang Digunakan untuk Tanaman Kopi

Ilustrasi Tata Cara Pupuk Kopi. Pexels/CAPITAL9GOLD

Jenis pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik maupun anorganik. Pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang dapat meningkatkan kualitas tanah dan menyediakan nutrisi secara perlahan.

Sementara itu, pupuk anorganik seperti urea, TSP, dan KCL dapat memberikan nutrisi spesifik yang dibutuhkan tanaman secara cepat.

Komposisi pupuk yang umum digunakan untuk tanaman kopi:

  • Urea: Menyediakan nitrogen untuk pertumbuhan vegetatif.

  • TSP (Triple Super Phosphate): Menyediakan fosfor untuk pembentukan akar dan bunga.

  • KCL (Potassium Chloride): Menyediakan kalium untuk meningkatkan kualitas buah.

  • Pupuk mikro: Mengandung unsur hara mikro seperti boron, seng, dan tembaga yang penting untuk pertumbuhan tanaman.

Dengan menerapkan tata cara pemupukan yang benar, diharapkan produktivitas dan kualitas kopi yang dihasilkan dapat meningkat. (Pau)

Baca juga: Cara Cangkok Kopi Mulai dari Pemilihan Tanaman hingga Pewaratannya