Konten dari Pengguna

Melihat Kembali Sejarah Perang Dunia Melalui Film Dokumenter

Sigit Budi
Blogger, travel, kuliner, wisata founder komunitas koperblogg
9 Agustus 2017 19:44 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:16 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sigit Budi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Adolf Hitler (Foto: Idea Wiki)
zoom-in-whitePerbesar
Adolf Hitler (Foto: Idea Wiki)
ADVERTISEMENT
Bayangkah bila pemenang Perang Dunia I dan II adalah Jerman dan sekutunya, bukan Amerika, Inggris, Perancis dan Rusia? Mungkin keadaan ekonomi dan poltik dunia tidak seperti saat ini, kiblat politik ekonomi dan politik dunia bukan Amerika Serikat, Inggris, Perancis dan Rusia. Sebaliknya kiblat mengarah ke Jerman, Austria dan Italia, mereka adalah sekutu Jerman pada masa perang dunia tersebut.
ADVERTISEMENT
Mungkin bila Jerman menang di Perang Dunia I tidak ada Perang Dunia II, dan sistim pemerintahan Jerman masih Monarkhi. Hitler pun tidak akan muncul sebagai pemimpin tertinggi Republik Jerman. Setelah kalah perang di PD I sistem pemerintahan berganti menjadi Republik yang demokratis.
Pemicu Perang Dunia I pertama bisa dibilang cukup aneh, saat itu Pangeran Mahkota Kerajaan Austro – Hongaria sedang berkunjung ke kota Sarajevo, Serbia. Pasangan itu ditembak mati oleh anggota gerakan perlawanan Serbia. Tadinya negara – negara kerajaan besar Eropa itu tenang – tenang, api perang terpecik ketika Kerajaan Jerman tidak terima perlakuan Serbia.
Mereka mengirimkan tentara ke Serbia untuk memberikan pelajaran, padahal wilayah Balkan dalam perlindungan Kerjaaan Prusia (Rusia sekarang). Meski Penguasa Jerman dan Prusia masih sepupu, perang pun tak terhindarkan, Perancis ikut perang karena ada wilayah perbatasan yang belum dikembalikan oleh Jerman. Disusul Inggris bergabung dengan Perancis dan Rusia.
ADVERTISEMENT
Sumber persoalan utama adalah persaingan ekonomi, dimana Perancis dan Inggris menguasai banyak negara jajahan (koloni), Jerman hanya sedikit. Padahal negeri ini memiliki sumber daya yang tak kalah dengan Inggris dan Perancis, baik secara manusia dan tehnologi militer.
Belum lagi persoalan batas negara antar negara di Eropa, dulu jumlah negara sebelum PD I dan PD II tidak seperti sekarang. Negara Austria dan Hongaria adalah satu negara yakni Austro – Hongaria yang deng sistim pemerintahan monarkhi.
Setelah kekalahan di PD I pemerintah Jerman terpuruk, bahkan terjadi perubahan pemerintahan dari Monarkhi Absolut ke Republik Demokratis. Sistim demokrasi ini melahirkan seorang Pemimpin karismatik, Hitler dari Partai Nazi. Hitler mampu mengangkat mental rakyat Jerman. Dengan lihai, Fuhrer (Sang Pemimpin) Jerman baru ini memprovokasi rakyat Jerman untuk memusuhi warga keturunan Yahudi sebagai penyebab kekalahan Jerman di PD II.
ADVERTISEMENT
Fakta – Fakta Menarik dari film tersebut :
1. Poster Iklan Rekruitmen Personil Militer Pertama Kali “The country needs you” inilah headline copy pada poster militer Inggris untuk merekrut tentara untuk untuk diterjukan ke medan perang. Pangkalnya Kerajaan Inggris tidak mempunyai tentara yang stand by siang perang, saat itu hanya tersedia 100 ribu tentara. Setelah poster itu beredar militer Inggris berhasil merekrut 1 juta personil militer.
2. Raja – Raja Eropa Bersaudara Kerajaan Jerman,Inggris, Prusia / Rusia, Austro – Hongaria adalah pemain utama Perang Dunia I, sebenarnya Kaisar Jerman dan Raja Prusia masih sepupu dari garis keturunan Ratu Victoria dari Kerajaan Inggris. Demikian halnya Pangeran Austro- Hongaria yang terbunuh di Sarajevo masih bersaudara dengan keempat Kerajaan besar di Eropa saat itu.
ADVERTISEMENT
3. Buku “Woman of Berlin” Membuka Pemerkosaan Tentara Rusia atas wanita Jerman Fakta ini jarang terdengar di media massa, sebagai pihak pemenang perang Sekutu dan Rusia menyembunyikan kekejaman mereka. Buku ini menguak perilaku tentara Rusia ketika memasuki kota Berlin di bulan Agustus 1945, mereka banyak memperkosa wanita – wanita Jerman. Sampai ada kutipan dari buku tersebut tentang perilaku prajurit Rusia dari korban perkosaan. “Lebih baik prajurit Rusia di atas perutku daripada prajurit Amerika di atas kepalaku”. Saat itu tentara infanteri Rusia masuk lebih dahulu ke Berlin, sedang tentara Amerika Serikat sibuk membom sisa markas – markas tentara Jerman dari udara.
4. Jerman menghancurkan kota meski sudah menyerah Inilah salah satu kejahatan perang yang dilakukan oleh militer Hitler. Ketika menyerang kota Warsawa di Polandia dan Rotterdam di Belanda mereka menghancurkan kota dengan bom sampai kota luluh lantak.
ADVERTISEMENT
5. Pasukan Sekutu terkecoh oleh militer Hitler Ahli strategi perang Jerman menggunakan Belgia sebagai umpan untuk menduduki Perancis, padahal Belgia adalah negara Netral. Ketika Sekutu mobilisasi tentara ke Belgia, dengan cerdik Jerman mengerahkan pasukan tank di perbatasan Perancis – Jerman, diikuti pasukan infantri dan pesawat udara. Militer Perancis terkecoh bahwa Jerman tidak mungkin menyerang dari arah perbatasan yang berhutan lebat dan bergunung dengan tank. Faktanya militer Jerman berhasil memodifikasi tank mereka menjelajah hutan.
6. Petani menjadi pengungsi terakhir Saat perang pecah, orang – orang yang tinggal di kota lebih dahulu mengungsi ke negara lain yang aman. Selama perang dunia I dan II mencatat petani dan peternak adalah gelombang pengungsi terakhir, mereka meninggalkan tanah garapan apa adanya. Sebab mereka tidak mempunyai harta seperti layaknya orang kota, ironisnya mereka selalu menjadi korban terbesar perang.
ADVERTISEMENT
Film dokumenter produksi National Geographic ini dikemas secara profesional dengan aransemen musik, dan narasi secara detil. Penonton seperti diajak masuk ke masa lampau lewat gambar, musik dan narasi yang meyakinkan. Tak ada salahnya melihat film ini di di channel You Tube dengan judul Apocalypse. Sudah ada sub-title Bahasa dan temukan fakta – fakta menarik lainnya.
Jasmerah, jangan sekali – kali melupakan sejarah.