Konten dari Pengguna

Sinopsis Film Kajeng Kliwon yang Sedang Tayang di Bioskop

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinopsis Film tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Poster Film Kajeng Kliwon. Dok: Cinema 21
zoom-in-whitePerbesar
Poster Film Kajeng Kliwon. Dok: Cinema 21

Fim horor Kajeng Kliwon tengah di bioskop-bioskop Tanah Air. Film tentang budaya Bali tersebut tayang Kamis (13/2).

Film ini menceritakan kisah Agni, seorang dokter asli Bali yang menjalin hubungan dengan fotografer asal Jakarta bernama Nicho. Mereka diceritakan sedang mempersiapkan pernikahan. Meski sering terjadi konflik kecil di antara keduanya, hal itu tidak menyurutkan kebahagiaan mereka.

Adegan film Kajeng Kliwon. Dok: YouTube/BBG Drias

Hingga tiba saatnya cinta mereka diuji di malam Kajeng Kliwon, malam di mana makhluk gaib berupa Rangda yang dikenal sebagai salah satu jenis leak, masuk ke dunia manusia.

Rangda hadir mengancam jiwa Agni dan Nicho. Agni yang mempunyai keturunan keluarga Pengleakan, adalah alasan kejadian mistis kerap menghantui hubungan asmaranya dengan Nicho.

Adegan film Kajeng Kliwon Foto: YouTube/BBG Drias

Selain itu, hambatan dalam hubungan cinta mereka juga hadir karena pria lain. Pria ini berusaha mempengaruhi Agni untuk menikahi pemuda asli Bali.

Lalu, bagaimana nasib Agni dan Nicho? Tonton filmnya di bioskop, ya.

video youtube embed

Film Kajeng Kliwon dibesut oleh Bambang Drias dan dibintangi oleh Amanda Manopo, Chris Laurent, Vincent Andrianto, Muthia Datau, Indah Kalalo, Catherine Wilson, Egi Fedly, Weda Nanda, Deva Wisesa, dan Atikah Suheimi. Kajeng Kliwon disambut baik oleh warga Bali karena tiket nonton filmnya habis terjual di hari pertama penayangan.

Kajeng Kliwon sendiri merupakan upacara memberikan korban suci sebagai persembahan kepada Sanghyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) dan segala manifestasinya. Dalam masyarakat Hindu di Bali, Kajeng Kliwon dipercaya sebagai upacara keramat.