3 Tanda Keterlambatan Motorik Halus pada Anak Bayi Usia 0 hingga 9 Bulan

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Siti Rahmawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Motorik halus merupakan kemampuan yang berkaitan dengan gerakan keterampilan fisik yang melibatkan otot-otot kecil. Kemampuan ini perlu dilatih sejak dini agar anak memiliki tumbuh kembang yang baik. Motorik halus juga berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan anak untuk memperoleh sikap kemandirian.
Setiap anak memiliki laju tumbuh kembang yang bervariasi, meskipun usianya sama. Tidak semua anak mengalami perkembangan yang optimal, dan beberapa di antaranya mengalami keterlambatan. Faktor-faktor seperti stimulus dan lingkungan juga berperan penting dalam perkembangan anak. Berikut adalah tanda keterlambatan motorik halus pada bayi usia 0 hingga 9 bulan.
Usia 0 sampai 3 bulan
Pada usia ini, bayi yang mengalami keterlambatan pertumbuhan motorik halus tidak menunjukkan reflek untuk menggenggam jari dan tangan mereka kaku atau sulit untuk rileks.
Usia 4 sampai 6 bulan
Bayi belum mampu menggenggam mainan dalam waktu lama dan belum bisa memindahkan benda atau mainan dari tangan kiri ke kanan ataupun sebaliknya.
Usia 7 sampai 9 bulan
Keterlambatan pada usia ini terlihat dari kesulitan bayi dalam meremas makanan yang dipegang dan kesulitan untuk memegang mainan atau makanan menggunakan 2 tangan secara bersamaan
.
