Konten dari Pengguna

4 Gerakan Pendinginan Setelah Lari yang Bisa Dilakukan

teman kumparan
Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
19 Oktober 2023 8:14 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari teman kumparan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi lari. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lari. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sama pentingnya dengan pemanasan, gerakan pendinginan juga perlu dilakukan setelah lari. Tak perlu lama-lama, kamu cukup melakukan gerakan pendinginan setelah lari selama 5-10 menit saja.
ADVERTISEMENT
Mengutip Very Well Fit, pendinginan bermanfaat untuk membantu tubuh kembali rileks setelah berolahraga. Dengan melakukan pendinginan, tubuh dan pikiran akan lebih siap untuk melakukan aktivitas non fisik berikutnya.
Ada berbagai gerakan pendinginan setelah lari yang bisa kamu lakukan. Seperti apa gerakannya?

Gerakan Pendinginan Setelah Lari

Pendinginan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Berjalan, jogging, atau sekadar melakukan peregangan dapat membantu tubuh rileks dan pulih. Namun, alangkah baiknya jika aktivitas pemulihan ini dilakukan dengan gerakan-gerakan yang tepat.
Dirangkum dari situs Run with Caroline, berikut gerakan pendinginan setelah lari yang bisa dicoba:

1. Deep Lunge

Ilustrasi deep lunge, salah satu gerakan pendinginan setelah lari. Foto: Unsplash
Deep lunge bermanfaat untuk membantu meregangkan fleksor pinggul yang tegang setelah lari. Gerakan ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
ADVERTISEMENT

2. Standing Quad

Ilustrasi standing quad. Foto: Pexels
Paha bekerja keras untuk menopang kaki dan bokong selama berlari. Maka, wajar jika bagian tubuh ini kerap mengalami ketegangan. Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan gerakan pendinginan berikut ini:

3. Standing Adductor

Pendinginan standing adductor menargetkan otot bagian dalam paha, termasuk selangkangan. Dengan melakukan gerakkan ini, otot-otot yang tegang akan rileks kembali. Untuk melakukannya, lakukan gerakan di bawah ini:
ADVERTISEMENT

4. Lying Glute

Ilustrasi melakukan gerakan lying glute. Foto: Pexels
Lying glute fokus pada peregangan otot-otot bokong dan bagian atas belakang kaki. Gerakan ini juga bagus untuk merilekskan fleksor pinggul. Berikut langkah-langkah gerakannya:

Manfaat Pendinginan Setelah Lari

Ilustrasi pendinginan setelah lari. Foto: Pexels
Pendinginan menawarkan sejumlah manfaat untuk para pelari. Berikut di antaranya:

1. Mempercepat Pemulihan Tubuh

Menurut American Council on Exercise (ACE), asam laktat bisa menumpuk di seluruh tubuh setelah sesi olahraga yang intens. Akibatnya, kamu mungkin akan merasa lemah, kesemutan, mati rasa, hingga nyeri otot.
Untuk membantu mengatasinya, lakukan gerakan pendinginan setelah lari selama 10 menit. Pendinginan berguna untuk mempercepat pemulihan tubuh sehingga lebih siap melakukan aktivitas lainnya.
ADVERTISEMENT

2. Mengurangi Rasa Nyeri

Beberapa orang kerap mengalami pegal-pegal setelah berolahraga, termasuk setelah lari. Salah satu alasannya karena ia tidak melakukan gerakan pemanasan dan pendinginan. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa pendinginan aerobik dapat mengurangi nyeri otot dengan meningkatkan sirkulasi darah.

3. Melatih Fleksibilitas Otot

Otot yang lentur dan fleksibel penting dilatih bagi kamu yang rutin berolahraga. Gerakan pendinginan akan membantu mencegah otot menjadi kaku dan tidak fleksibel.
(ADS)