Cara Bayar Fidyah, Umat Islam Wajib Tahu

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara bayar fidyah perlu diketahui oleh setiap umat Islam. Membayar fidyah terjadi bagi umat Islam yang tidak mampu berpuasa dengan kriteria tertentu, dibolehkan tidak berpuasa dan tidak menggantinya di lain hari, namun harus menggantinya dengan membayar fidyah.
Mengutip buku Qadha dan Fidyah Puasa oleh Maharati Marfuah, fidyah puasa biasanya dilakukan dengan mengeluarkan makanan pokok yang diberikan untuk orang-orang fakir dan miskin.
Kriteria Orang Membayar Fidyah
Sebelum mengetahui cara bayar fidyah, sebaiknya umat Islam harus memahami terlebih dulu kriteria orang yang bisa membayar fidyah mengutip dari laman baznaz.go.id:
Adapun kriteria orang yang bisa membayar fidyah di antaranya:
Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa
Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh
Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
Cara Bayar Fidyah
Inilah cara bayar fidyah yang perlu dipahami untuk semua umat Islam mengutip dari laman resmi baznas.go.id:
Fidyah wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Nantinya, makanan itu disumbangkan kepada orang miskin.
Menurut Imam Malik dan Imam As-Syafi'I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).
Sedangkan menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara 1/2 sha' gandum. (Jika 1 sha' setara 4 mud = sekitar 3 kg, maka 1/2 sha' berarti sekitar 1,5 kg). Aturan kedua ini biasanya digunakan untuk orang yang membayar fidyah berupa beras.
Cara membayar fidyah ibu hamil bisa berupa makanan pokok. Misal, ia tidak puasa 30 hari, maka ia harus menyediakan fidyah 30 takar di mana masing-masing 1,5 kg.
Fidyah boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja (misal 2 orang, berarti masing-masing dapat 15 takar).
Menurut kalangan Hanafiyah, fidyah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah.
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kilogram untuk per hari puasa yang ditinggalkan, selebihnya mengikuti kelipatan puasanya.
Demikianlah cara membayar fidyah yang perlu dipahami dan diketahui oleh umat Islam. Semoga membantu. (Ria)
Baca juga: Tata Cara Sholat yang Benar beserta Syaratnya
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah?

Bagaimana cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah?
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kilogram untuk per hari puasa yang ditinggalkan, selebihnya mengikuti kelipatan puasanya.
Berapa banyak fidyah yang harus dibayarkan?

Berapa banyak fidyah yang harus dibayarkan?
Menurut Imam Malik dan Imam As-Syafi'I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).
