Cara Jamak Shalat Dzuhur dan Ashar, Syarat, dan Niatnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara jamak sholat dzuhur dan ashar sangat penting diketahui bagi setiap orang yang sedang berpergian jauh, shalat jamak adalah salah satu aternatif yang bisa di gunakan agar tidak telat dalam melaksanakan solat.
Jamak shalat adalah sebuah metode di dalam agama Islam yang memungkinkan seseorang untuk menggabungkan dua waktu shalat menjadi satu waktu dengan melakukan shalat secara berjamaah.
Syarat-syarat Jamak Shalat Dzuhur dan Ashar
Mengutip dari laman an-nur.ac.id dan jabar.kemenag.go.id, berikut adalah cara jamak shalat dzuhur dan ashar beserta syarat dan niatnya:
1. Keadaan Darurat
Jamak shalat Dzuhur dan Ashar diperbolehkan dalam keadaan darurat, seperti dalam perjalanan atau ketika sulit mencari tempat untuk beribadah.
2. Waktu dan Urutan
Dzuhur dan Ashar dapat digabungkan dengan syarat tidak melampaui waktu terakhir shalat Dzuhur dan tidak melakukan shalat Ashar sebelum waktu masuknya.
3. Keutamaan
Melakukan jamak shalat memiliki keutamaan khusus bagi mereka yang dalam keadaan darurat atau bepergian.
Cara Melaksanakan Jamak Shalat Dzuhur dan Ashar
Salah satu contoh jamak shalat adalah jamak Dzuhur dan Ashar. Berikut ini adalah cara melaksanakan jamak shalat Dzuhur dan Ashar, beserta syarat dan niatnya:
Waktu: periksa waktu terakhir shalat Dzuhur dan pastikan Anda melaksanakan shalat sebelum waktu Ashar masuk.
Niat: niatkan dalam hati untuk melaksanakan jamak shalat Dzuhur dan Ashar dengan menyebutkan niat secara jelas.
Rakaat Dzuhur: lakukan empat rakaat shalat Dzuhur seperti biasa dengan membaca surah Al-Fatihah dan surah lainnya dalam setiap rakaat.
Salam Pertama: setelah selesai empat rakaat shalat Dzuhur, berdiri untuk mengerjakan dua rakaat shalat Ashar.
Rakaat Ashar: lakukan dua rakaat shalat Ashar dengan membaca surah Al-Fatihah dan surah lainnya dalam setiap rakaat.
Salam Kedua: setelah selesai dua rakaat shalat Ashar, sampaikan salam dengan cara biasa untuk menyelesaikan shalat.
Niat Jamak Shalat Dzuhur dan Ashar
Niat dalam hati untuk melaksanakan jamak shalat Dzuhur dan Ashar dengan menyebutkan niat secara jelas, misalnya: "Saya berniat melaksanakan jamak shalat Dzuhur dan Ashar karena dalam keadaan darurat."
Penting untuk menjaga niat tetap tulus dan ikhlas, serta fokus pada ibadah kepada Allah.
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍلِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama, ta’khir karena Allah Ta’ala.”
Cara jamak shalat Dzuhur dan Ashar merupakan kemudahan yang diberikan oleh agama Islam dalam situasi tertentu. Meskipun diizinkan, sebaiknya jamak shalat dilakukan hanya ketika memang diperlukan.
Penting untuk tetap mempelajari dan memahami aturan-aturan shalat secara menyeluruh agar dapat melaksanakan ibadah dengan benar.(ibe)
Baca juga: Cara Sholat Gerhana Bulan yang Benar
Frequently Asked Question Section
Apa itu jamak shalat?

Apa itu jamak shalat?
Jamak shalat adalah sebuah metode di dalam agama Islam yang memungkinkan seseorang untuk menggabungkan dua waktu shalat menjadi satu waktu dengan melakukan shalat secara berjamaah.
Kapan jamak sholat dzuhur dan ashar dilakukan?

Kapan jamak sholat dzuhur dan ashar dilakukan?
Dzuhur dan Ashar dapat digabungkan dengan syarat tidak melampaui waktu terakhir shalat Dzuhur dan tidak melakukan shalat Ashar sebelum waktu masuknya.
