Tata Cara Bersuci dari Hadast Kecil dan Hadast Besar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara bersuci dari hadast kecil dan hadast besar tentunya mempunyai perbedaan.
Hadast kecil merupakan hadast yang bisa disucikan dengan cara berwudhu atau tayamum. Sementara itu, hadast besar hanya sah jika disucikan dengan cara mandi wajib.
Tata Cara Bersuci dari Hadast Kecil
Berikut adalah penjelasan tentang tata cara bersuci dari hadast kecil yang perlu diketahui umat Islam, mengutip buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII, Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, (2021).
Orang yang terkena hadast kecil akan menjadi suci setelah melakukan wudhu atau tayamum.
1. Penyebab Hadast Kecil
Hal-hal yang menyebabkan seseorang berhadast kecil adalah sebagai berikut:
Keluar sesuatu dari kubul dan dubur.
Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan.
Hilang akal, baik disebabkan karena mabuk, gila, tidur, atau penyebab lainnya.
Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan.
Wudhu adalah membasuh muka dan kedua tangan sampai siku, menyapu sebagian kepala, dan membasuh dua telapak kaki sampai mata kaki dengan air yang suci dan menyucikan, secara tertib dengan niat untuk menghilangkan hadast.
2. Syarat Wudhu
Ada lima syarat wudhu dalam Islam, yaitu:
Islam.
Mumayyiz.
Tidak berhadas besar.
Memakai air yang suci dan menyucikan.
Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit, seperti getah dan kuteks (cat kuku).
3. Cara Berwudhu
Berikut ini cara wudhu sesuai yang dicontohkan Rasulullah Saw:
Membasuh kedua telapak tangan tiga kali sambil membaca bismillahirrahmanirrahim.
Berkumur tiga kali.
Membersihkan kedua lubang hidung tiga kali.
Membasuh muka tiga kali sambil membaca niat wudhu dalam hati atau diucapkan.
Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali dari tangan kanan kemudian tangan kiri.
Mengusap sebagian kepala atau rambut dengan air tiga kali dari dahi sampai rambut belakang bawah.
Mengusap kedua daun telinga tiga kali dengan cara kedua telunjuk tangan masuk ke lubang telinga dan ibu jari di daun telinga, dimulai dari bawah ke atas.
Membasuh kedua kaki sampai mata kaki tiga kali, dimulai dari kaki kanan kemudian kaki kiri.
Setelah wudhu dilanjutkan membaca doa. Tata cara wudhu tersebut harus dilakukan secara tertib dan beraturan.
Tata Cara Bersuci dari Hadast Besar
Berikut adalah tata cara bersuci dari hadast besar yang perlu diketahui umat Islam, mengutip buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII, Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, (2021).
Orang yang terkena hadast besar akan menjadi suci setelah melakukan mandi besar. Apabila tidak ada air atau berhalangan bisa dengan tayamum.
1. Penyebab Hadast Besar
Inilah hal-hal yang menyebabkan hadast besar:
Bersetubuh, baik keluar mani maupun tidak.
Keluar mani (sperma), baik karena mimpi atau hal lain.
Haid atau menstruasi.
Nifas, yaitu darah yang keluar dari seorang ibu yang melahirkan.
Wiladah, yaitu melahirkan anak.
Meninggal dunia.
2. Cara Mandi Besar
Berikut adalah beberapa tahapan dalam mandi besar:
Membasuh kedua tangan dengan niat karena Allah.
Mencuci kemaluan.
Berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat (disunnahkan).
Membaca niat "Nawaitul gusla liraf’il hadasil akbari fardan lillahi ta'ala." Artinya: saya niat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar, fardhu karena Allah Ta’ala.
Menyiram badan dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan merata kemudian menggosok-gosoknya.
Demikianlah tata cara bersuci dari hadast kecil dan hadast besar. Semoga membantu. (Eln)
Baca Juga: Cara Mandi Haid yang Benar untuk Muslimah
Frequently Asked Question Section
Apa yang bisa menyucikan hadast kecil?

Apa yang bisa menyucikan hadast kecil?
Hadast kecil merupakan hadast yang bisa disucikan dengan cara berwudhu atau tayamum.
Apa yang bisa menyucikan hadast besar?

Apa yang bisa menyucikan hadast besar?
Hadast besar hanya sah jika disucikan dengan cara mandi wajib.
