Konten dari Pengguna

Tata Cara Haji dan Syarat Sahnya, Umat Islam Wajib Paham

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Haji. Foto: Unsplash/Haidan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Haji. Foto: Unsplash/Haidan

Tata cara haji dan syarat sah haji, wajib diketahui untuk umat Islam, khususnya bagi yang ingin melaksanakan ibadah haji.

Ibadah haji termasuk ke dalam rukun Islam yang kelima dan menjadi suatu kewajiban bagi mereka yang mampu secara fisik maupun secara finansial.

Tata Cara Haji yang Wajib Diketahui

Ilustrasi Tata Cara Haji. Foto: Unsplash/hardiman hardiman

Dikutip dari buku yang berjudul Anda Bertanya Islam Menjawab, Muhammad Mutawalli Sha`rawi, (2008:36), tata cara haji ada 3 macam, Ifrad, Qirad, dan Tamattu. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Ifrad

Ifrad adalah niat untuk haji saja. Apabila selesai mengerjakan ibadah haji dan tahallul yang kedua, seseorang berihram untuk mengerjakan umrah. Pelaksana haji ifrad tidak dikenakan hukum menyembelih kurban.

Tahallul ada dua macam, tahallul pertama (tahallul awal) dilakukan setelah selesai melaksanakan Jumratul Aqabah pertama pada hari nahar di Mina, lalu memotong sebagian rambut atau mencukur seluruhnya.

Setelah itu menjadi halal baginya segala apa yang sebelumnya diharamkan, kecuali akad nikah, bersenggama dengan istri, atau bermesra-mesra untuk memulai senggama.

Tahallul kedua (Tahallul tsani), dilakukan setelah selesai mengerjakan thawaf ifadhah. Ketika itu halal baginya melakukan apa yang diharamkan oleh ihram.

2. Qiran

Qiran adalah berihram untuk haji dan umrah dengan satu niat, satu ihram, satu thawaf, satu sa'i dan cukur atau memotong sebagian rambut. Pada haji'qiran ini, wajib hukumnya menyembelih kurban, pelaksanaannya setelah melakukan tahallul dari ihram.

3. Tamattu

Tamattu adalah melakukan ihram hanya untuk umrah saja. Setelah selesai melakukan umrah dan tahallul, kemudian baru berniat melakukan ibadah haji pada tanggal 8 Zulhijjah.

Dalam haji tamattu diwajibkan menyembelih kurban, waktunya setelah melakukan ihram haji.

Syarat Wajib Haji dan Syarat Sah Haji

Ilustrasi Tata Cara Haji. Foto:Unsplash/Haidan

Berdasarkan buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII, Zainal Muttaqin, MA , Drs. Amir Abyan, MA, (2013:89), syarat yang berkenaan dengan ibadah haji terdiri atas syarat wajib haji dan syarat sah haji.

1. Syarat Wajib Haji

Yang termasuk syarat wajib haji adalah sebagai berikut:

  • Islam

  • Balig

  • Berakal

  • Merdeka

  • Mampu

Yang dimaksud mampu (istitha"ah) adalah meliputi 6 hal, yaitu:

  1. Memiliki ongkos untuk pergi ke Mekkah dan kembali, yang sering disebut dengan ONH (Ongkos Naik Haji).

  2. Ada kendaraan, baik milik pribadi maupun pemerintah/swasta. Syarat ini bagi orang yang tinggalnya jauh dari Mekah.

  3. Aman selama dalam perjalanan, baik pergi maupun pulangnya.

  4. Khusus bagi wanita harus mempunyai mahram, atau dengan suaminya atau dengan wanita lain yang dipercayainya.

  5. Sehat jasmani dan rohani.

  6. Memiliki pengetahuan tentang peraturan dan hukum haji.

2. Syarat Sah Haji

Adapun syarat sah haji ialah sebagai berikut:

  • Islam

  • Balig

  • Berakal

  • Merdeka

Baca juga: Cara Daftar Haji dengan Praktis, Umat Islam Wajib Tahu

Demikianlah informasi mengenai tata cara haji dan syarat sahnya. Semoga bermanfaat. (Diah)

Frequently Asked Question Section

Apakah umat Islam wajib beribadah haji?
chevron-down

Ibadah haji termasuk ke dalam rukun Islam yang kelima dan menjadi suatu kewajiban bagi mereka yang mampu secara fisik maupun secara finansial.

Apa itu qiran?
chevron-down

Qiran adalah berihram untuk haji dan umrah dengan satu niat, satu ihram, satu thawaf, satu sa'i dan cukur atau memotong sebagian rambut.