Tata Cara Mandi Hadas Besar sesuai Ajaran Agama Islam

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara mandi hadas besar wajib diketahui setiap umat Islam. Pasalnya umat Islam dianjurkan selalu dalam keadaan bersih dan suci, baik suci dari najis maupun dari hadas kecil dan hadas besar.
Hadas kecil cukup disucikan dengan berwudu. Namun, hadas besar harus disucikan dengan mandi besar, atau biasa disebut dengan mandi wajib.
Sebagai contoh, perempuan yang haid untuk menyucikannya adalah dengan mandi wajib. Mandi wajib merupakan mandi yang harus dilakukan karena alasan tertentu.
Tata Cara Mandi Hadas Besar
Berikut merupakan tata cara mandi hadas besar sesuai ajaran agama Islam yang harus diketahui setiap muslim berdasarkan buku Fiqih, Udun Wahyudik, dkk., (2008:22).
1. Rukun Mandi Wajib
Rukun mandi wajib adalah hal-hal yang harus dilaksanakan ketika mandi wajib. Apabila tidak melaksanakan salah satu rukun tersebut maka tidak sah mandi wajibnya.
Apa saja yang menjadi bagian dari rukun mandi wajib? Secara umum, rukun mandi itu ada dua, yaitu sebagai berikut.
Niat. Orang yang junub hendaklah berniat (menyengaja) menghilangkan hadas junubnya. Contohnya, perempuan yang baru selesai haid atau nifas hendaklah berniat menghilangkan hadas kotorannya.
Mengalirkan air ke seluruh badan. Pada saat mandi wajib, seluruh tubuh harus teraliri oleh air. Mandi wajib tidak sah apabila sebagian badan tidak terkena air.
2. Sunah Mandi Wajib
Sunah mandi wajib adalah hal-hal yang apabila dilakukan ketika mandi wajib akan mendapatkan pahala. Secara umum, ada lima hal yang termasuk ke dalam sunah mandi wajib. Berikut hal-hal yang termasuk sunah mandi wajib.
Membaca basmalah pada permulaan mandi. بشاللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
Berwudu sebelum mandi.
Menggosok-gosok seluruh badan dengan tangan.
Mendahulukan anggota badan yang kanan.
Berturut-turut (tertib). Artinya, pelaksanaan urutan mandi tersebut tidak boleh diacak.
3. Tata Cara Mandi Wajib
Melakukan mandi wajib berbeda dengan melakukan mandi biasa. Mandi wajib memiliki tata cara tertentu. Tata cara pelaksanaan mandi wajib adalah sebagai berikut.
Berniat.
Membasuh kedua tangan hingga pergelangan tangan.
Membasuh kemaluan dengan tangan kiri.
Berwudu sebagaimana hendak salat.
Memasukkan jari-jari dengan dibasahi air ke pangkal rambut.
Menyiram kepala sebanyak tiga kali diteruskan mandi seperti biasa.
Itulah tata cara mandi hadas atau mandi wajib yang wajib diketahui umat Islam. Jangan lupa untuk membaca niat sesuai dengan tujuan masing-masing ketika melakukan mandi hadas. (Eln)
Baca juga: Tata Cara Mandi Setelah Nifas, Umat Islam Wajib Tahu
