Tata Cara Menulis Footnote dari Buku 2 Pengarang dan Sumber Lainnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Footnote atau catatan kaki merupakan bagian penting dalam penulisan buku maupun karya ilmiah lainnya. Oleh karena itu, penting bagi penulis untuk mengetahui cara menulis footnote dari buku 2 pengarang.
Tak hanya dari buku, penulis juga harus bisa menulis footnote untuk sumber lainnya. Termasul jurnal, website, atau hasil karya ilmiah lain. Dengan begitu, proses penulisan akan berjalan dengan lebih lancar.
Tata Cara Menulis Footnote dari Buku 2 Pengarang serta Sumber Lain
Mengutip dari buku Sekilas tentang Bahasa Indonesia; Catatan mengenai Kebijakan Bahasa, Kaidah Ejaan, Pembelajaran Sastra, Penerjemahan, dan BIPA, Fahrurrozi dan Andri Wicaksono (2016:183), catatan kaki atau footnote adalah catatan di kaki halaman yang dipergunakan untuk memberikan penjelasan tambahan atau mencantumkan keterangan yang panjang.
Berikut adalah tata cara menulis footnote dari buku 2 pengarang dan berbagai sumber lainnya yang perlu diketahui penulis.
1. Buku 2 Pengarang
a. Cara Menulis
Nomor Kutipan, Nama Pengarang (2 orang), Judul Buku (Kota Penerbit: Nama Penerbit, Tahun Terbit), Nomor Halaman.
b. Contoh
Fahrurrozi, Andri Wicaksono, Sekilas tentang Bahasa Indonesia; Catatan mengenai Kebijakan Bahasa, Kaidah Ejaan, Pembelajaran Sastra, Penerjemahan, dan BIPA, (Yogyakarta: Garudhawaca, 2016), hlm 183.
2. Buku 1 Pengarang
a. Cara Menulis
Nomor Kutipan, Nama Pengarang, Judul Buku (Kota Penerbit: Nama Penerbit, Tahun Terbit), Nomor Halaman.
b. Contoh
Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010), hlm 110.
3. Buku Lebih dari 3 Pengarang
a. Cara Menulis
Nomor Kutipan, Nama Pengarang, Judul Buku (Kota Penerbit: Nama Penerbit, Tahun Terbit), Nomor Halaman.
b. Contoh
Sri Utami dkk, Bahasa Inggris Level 5 (Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003), hal. 4.
4. Jurnal, Makalah, atau Laporan Penelitian
a. Cara Menulis
Nomor Kutipan, Nama Penulis, “Judul Artikel”, Nama Jurnal, Edisi, Tahun Terbit, Nomor Halaman.
b. Contoh
Yahya Saputra, “Kekerasan Terhadap Wanita dalam Hukum Islam”, Asy-Syariah, Edisi 6, April 2016. Hal.15.
5. Skripsi, Tesis, atau Disertasi
a. Cara Menulis
Nomor Kutipan, Nama Penulis, Jenis Karya Tulis : “Judul karya tulis dicetak miring” (Kota Terbit: Penerbit, Tahun Terbit), Nomor Halaman.
b. Contoh
Adnan Syarief, Skripsi: “Sistem Pendaftaran Praktikum Berbasis Laravel” (Yogyakarta: UMY, 2017), Hal 30.
Baca Juga: Cara Menulis Kiriman Paket agar Tidak Salah Kirim
Demikian tata cara menulis footnote dari buku 2 pengarang dan sumber-sumber lain. Semoga bermanfaat. (Anne)
