Tata Cara Penulisan Judul Karya Ilmiah yang Baku

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara penulisan judul karya ilmiah yang baku adalah yang sesuai dengan aturan. Hal ini penting, karena karya ilmiah adalah tulisan bersifat formal sehingga sudah seharusnya menggunakan bahasa yang sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Berdasarkan buku berjudul Cara Praktis Penulisan Karya Ilmiah, Abd. Rahman Rahim, (2020:1), karya tulis ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pmbahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti.
Tata Cara Penulisan Judul Karya Ilmiah
Masih terdapat beberapa penulis atau peneliti yang masih belum mengetahui dengan aturan penulisan judul dalam penulisan karya ilmiah. Tata cara penulisan judul karya ilmiah yang baku adalah seperti di ulasan berikut ini.
Berdasarkan buku yang berjudul Panduan Praktis Menulis Karya Ilmiah (Step by Step), Drs. I Gusti Agung Oka Yadnya, M.Pd, (2021:27), setiap karya tulis ilmiah tentulah memiliki judul. Judul dalam karya tulis ilmiah dapat diibaratkan sebagai nama pada manusia.
Lalu, bagaimana merumuskan judul yang baik untuk karya tulis ilmiah? Sampai saat ini belum ada teori baku tentang penulisan judul karya ilmiah. Walaupun demikian, sebagai gambaran kasar terdapat beberapa hal perlu diperhatikan dalam penulisan judul karya tulis ilmiah. Di antaranya:
Judul harus relevan dengan topik karya tulis.
Judul memberi gambaran singkat atau memperlihatkan benang merah tentang isi karya tulis (laporan penelitian: judul harus mengakomodasi variabel-variabel yang terlibat).
Sebaiknya dirumuskan dalam bentuk frasa, bukan berupa kalimat.
Dirumuskan dengan jelas, singkat, dan padat.
Lakukan pemilihan kata (diksi) dengan pertimbangan yang matang agar judul lebih menarik, unik, dan menantang.
Semua ditulis dalam huruf kapital atau setiap huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital (kecuali preposisi, konjungsi, dan interjeksi).
Perlu diketahui bahwa rumusan judul karya tulis sulit dibakukan pada awal penulisan karya tersebut karena ada kemungkinan terjadi pergeseran gagasan selama masa penulisan. Oleh karena itu tidak mustahil kalau penulis melakukan perubahan judul ketika tulisan telah final.
Itulah tata cara penulisan judul karya ilmiah yang baku. Pastikan untuk menggunakan kalimat sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang benar. (Eln)
Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku 2 Penulis yang Benar
