Konten dari Pengguna

Tata Cara Puasa Mutih, Tradisi Orang Jawa untuk Membersihkan Jiwa

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata Cara Puasa Mutih. Foto: Pexels/Lisa Fotios
zoom-in-whitePerbesar
Tata Cara Puasa Mutih. Foto: Pexels/Lisa Fotios

Beberapa orang mungkin sudah terbiasa melakukan puasa mutih, tetapi tentu ada pula yang belum pernah mendengar istilah yang satu ini. Oleh sebab itu, Tips dan Trik akan membagikan tata cara puasa mutih untuk yang orang-orang yang ingin mempelajarinya.

Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan oleh orang Jawa untuk membersihkan jiwa dan memperbaiki kualitas batin dan moral hingga seseorang berada dalam kondisi “putih”, yakni keadaan yang bersih dan tidak dipenuhi dosa, energi negatif, ataupun nafsu duniawi.

Tata Cara Puasa Mutih

Tata Cara Puasa Mutih. Foto: Pexels/makafood

Berikut adalah tata cara puasa mutih berdasarkan informasi yang dikutip dari buku Laku Prihatin, Seni Hidup Bahagia Orang Jawa, Iman Budhi Santosa (2022:101):

  1. Sebelum melakukan puasa, seseorang harus keramas terlebih dahulu, kemudian menyatakan niat dan tujuan puasa.

  2. Tentukan berapa hari puasa yang diniatkan. Biasanya puasa mutih dilakukan dalam hitungan hari ganjil, misalnya 3 hari, 5 hari, 7 hari, dan seterusnya.

  3. Sahur dilakukan sebelum adzan subuh dan buka puasa dilakukan setelah maghrib.

  4. Hanya mengonsumsi nasi putih dan air putih pada saat sahur dan berbuka. Dilarang memakan lauk-pauk seperti sayur dan daging, menambahkan bumbu seperti garam, ataupun meminum kopi, teh, atau minuman selain air putih.

  5. Seseorang yang melakukan puasa mutih dilarang berhubungan seksual dan melakukan perbuatan buruk.

  6. Karena puasa mutih cukup berat, maka orang yang melakukannya diperbolehkan untuk mengurangi aktivitas sehari-hari.

  7. Melakukan wiridan dan berdoa di malam hari.

  8. Puasa dilakukan setiap tiga puluh lima hari pada Senin-Kamis, hari kelahiran, dan hari-hari tertentu lainnya.

Puasa mutih memang tidak ada di ajaran Islam, tetapi sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat Jawa. Tak sedikit orang yang menerapkannya untuk melakukan pembersihan jiwa agar doa-doa dan harapan mereka dapat dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.

Walaupun begitu, puasa mutih memiliki manfaat yang sangat berguna untuk tubuh, yakni dapat mengurangi asupan lemak, gula, serta kandungan makanan berbahaya lainnya. Tak dapat dipungkiri bahwa melakukan puasa mutih dapat membuat tubuh lebih sehat.

Itulah tata cara puasa mutih yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan tradisi yang satu ini. Seseorang hendaknya mengambil sisi positif dari puasa mutih dan menyikapinya secara bijak. Jiwa yang bersih adalah awal yang baik untuk kehidupan manusia. (MT)

Baca juga: Cara Bayar Fidyah, Umat Islam Wajib Tahu

Frequently Asked Question Section

Apa itu puasa mutih?

chevron-down

Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan oleh orang Jawa untuk membersihkan jiwa dan memperbaiki kualitas batin dan moral hingga seseorang berada dalam kondisi “putih”, yakni keadaan yang bersih dan tidak dipenuhi dosa, energi negatif, ataupun nafsu duniawi.

Apakah puasa mutih diwajibkan Islam?

chevron-down

Puasa mutih memang tidak ada di ajaran Islam, tetapi sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat $ Jawa$ . Tak sedikit orang yang menerapkannya untuk melakukan pembersihan jiwa agar doa-doa dan harapan mereka dapat dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.