2 Pengantin Lakukan Akad Nikah di Goa Ngingrong Gunungkidul
·waktu baca 3 menit

Sebuah pernikahan unik digelar di Goa Ngingrong, Gunungkidul. Goa tersebut yang sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai Global Network Gunungsewu. Akad nikah dalam pernikahan ini digelar di mulut goa.
Mulut Goa ini sendiri berada di dasar lembah, sekitar 70 meter dari permukaan tanah. Untuk menuju ke mulut goa harus menuruni tebing melalui jalan setapak. Dan kali ini, jalan tersebut sangat licin usai diguyur hujan beberapa pekan terakhirm
Selasa (29/3/2022) siang, dua pasang pengantin melaksanakan akad nikah di mulut Goa Ngingrong. Mereka menggelar akad nikah beralaskan bebatuan. Suasana hening di mulut goa menambah khidmat acara akad nikah ini..
Dua pasang pengantin tersebut masing-masing Yudi Nuryanto (29) warga Wukirsari Cangkringan Sleman dan Arismawati (48) warga Pakembinangun Sleman. Serta Rumadi (36) warga Ringinharjo, Bantul dan Rika (37) yang juga Ringinharjo, Bantul.
Sebelum mereka mengucapkan janji suci untuk bersama, pasangan ini mengikuti rangkaian kegiatan yang cukup unik. Prosesi acara sendiri dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon kelapa gading muda di lokasi.
Kemudian, salah satu pengantin pria melakukan flying fox masih mengenakan baju pengantin lengkap. Sementara diujungnya sudah ditunggu oleh calon pengantin wanita sembari diiringi alunan irama musik hadroh atau rebana memecah keheningan alam.
"Ini mengandung filosofi bahwa perjalanan panjang dalam pernikahan harus dilalui dengan bersama-sama. Makanya sesi Panggih (bertemu) kami gelar unik dan membutuhkan nyali dan tentu adrenalin yang besar," tutur Ketua Fortais dan Nikah Bareng Nusantara Ryan Budi Nuryanto, di sela acara.
Setelah itu, rombongan pengantin dan semua kru menurunin tebing dengan dipandu oleh tim dari Pokdarwis Gua Ngingrong. Sesampainya di mulut gua yang masih alami ini semua rombongan beristirahat sebentar dan nampak para perias memperbaiki riasan para calon pengantin.
Setelah dirasa cukup prosesi dimulai Lantunan Ayat Suci Al Qu’an surat Al ‘Alaq menggema di dalam goa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi ijab qobul dengan dipimpin langsung Kepala KUA Wonosari Harsono dengan saksi nikah Lurah Desa Mulo Sugiyart dan Ketua Fortais Indonesia & Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto.
"Untuk maharnya juga unik. Yaitu seperangkat alat sholat dan satu toples walang goreng khas Gunungkidul," papar dia.
Goa Ngingrong sendiri merupakan kawasan lembah karst yang berbentuk sebuah luweng atau collapse dollin atau biasa disebut sinkhole di mana secara alami membentuk sebuah gua horizontal dengan segala eksotis keindahannya.
Selain keindahan alam juga memiliki wisata khusus yaitu Fling Fox dengan ketinggian 70m dan panjang 150m masuk dikategori menantang adrenalin dan nyali. Karena flying fox tersebut melintasi dua sisi yang berbeda dari Luweng tersebut.(erl)
