Konten Media Partner

3 Perempuan di Gunungkidul Jadi Korban Begal Payudara

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelecehan. Foto: Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelecehan. Foto: Tugu Jogja

Seorang pemuda asal dusun Temanggung, Kalurahan Jetis Kapanewon Saptosari Gunungkidul, FM diamankan karangtaruna beserta Polsek Panggang usia melakukan aksi tindak pidana asusila terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Panggang-Saptosari.

"Dia nekat meremas payudara pelajar perempuan yang melintas di jalan tersebut," ujar Kapolsek Panggang AKP Ahmad Fawzi, Senin (5/9/2022).

Korban aksi asusila dari Pelaku tak hanya satu orang, namun dia juga mencoba melakukan hal yang sama terhadap dua perempuan lainnya. Kebetulan ketiganya teman satu sekolah di Panggang.

Pelaku begal payudara ini beraksi Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu korban HK (16) dibonceng temannya, NK (18) sama-sama asal dusun Waru RT 003 RW 004 Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang Kabupaten Gunungkidul.

"Kedua pelajar perempuan ini menggunakan Sepeda motor Honda Beat AB 4855 IM," terang dia.

Saat itu mereka baru saja makan dari warung depan SD Legundi Girimulyo Panggang akan pulang ke rumah. Keduanya melewati jalan JJLS Panggang Saptosari. Mereka melaju pelan di jalan yang agak lengang.

kumparan post embed

Sesampainya di pertigaan Kadisobo datang dari arah belakang seorang laki-laki mengendarai motor Yamaha Aerox warna Kuning Hitam. Dia menggunakan helm warna hitam dan jaket kain warna hitam memepet mereka.

"Pelaku langsung meremas payudara korban dan langsung kabur dengan kecepatan tinggi ke arah Saptosari," terang dia.

Keduanya sempat mengejar pelaku sampai depan Warung Mie Ayam Pak Gino Jetis Saptosari namun tidak terkejar dan pelaku berhasil kabur. Kemudian keduanya pulang, dan pada pagi harinya, Jumat (2/9/ 2022) korban menceritakan peristiwa tersebut ke teman sekolahnya bernama Nk.

"Dan ternyata apa yang dialami oleh korban juga sama dengan yang dialami dua temannya. Dan pelakunya dengan ciri ciri motor sama," ungkap dia

Pada hari tersebut juga Niken (teman sekolah Pelapor) membuat story di Instagram bahwa telah terjadi perbuatan asusila dengan ciri ciri menggunakan aerox warna kuning hitam dengan Pelat Nomer AB 2492 YM menggunakan Helm Hitam dan Jaket Kain warna hitam.

Dan hari Sabtu (3/9/2022) mengetahui story yang beredar di sosial media, kemudian anggota karangtaruna di Kapanewon Panggang mencoba mencari ciri ciri kendaraan tersebut bersama Anggota Polsek Panggang. Mereka berhasil menemukan laki laki mengendarai motor dengan ciri-ciri sama dengan yang disebutkan korban.

"Mereka kemudian menangkap pengendara laki-laki dengan ciri ciri tersebut dan membawa ke Mapolsek Panggang dan dilakukan pemeriksaan," terang dia.