6 Perahu Rusak Dihantam Gelombang Tinggi di Gunungkidul
·waktu baca 2 menit

Selain menerjang pantai di Kabupaten Bantul, gelombang tinggi juga menerpa pantai di Gunungkidul. Sejumlah perahu terlambat dievakuasi sehingga mengalami kerusakan usai dihantam gelombang sejak Sabtu (16/7/2022) pagi.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron Marjono menuturkan, ombak di pantai selatan Gunungkidul sudah mulai meninggi sejak dua pekan terakhir. Namun puncak gelombang tinggi tersebut terjadi mulai Jumat (15/6/2022).
"Gelombang mencapai 3 meter menghantam bibir pantai," kata dia.
Marjono menambahkan, Sabtu siang ombak tinggi menghantam pantai Baron dan Drini. Sejumlah perahu yang tertambat di pantai tersebut turut dihantam gelombang. Akibatnya 6 perahu milik nelayan rusak.
6 perahu yang rusak tersebut masing-masing berada di Pantai Baron 4 perahu dan di Pantai Drini 2 buah. Namun Marjono mengatakan kerusakan yang ditimbulkan tidak begitu parah karena hanya mengenai 'sayap' perahu yang terbuat dari Bambu.
"Kerusakannya sendiri tidak begitu parah. Kalau dihitung mungkin hanya Rp 1 juta per perahu,"tambahnya.
Nelayan kemudian berusaha menyelamatkan perahunya dengan mengevakuasi ke daratan. Marjono mengaku sebenarnya sudah membuat peringatan akan datangnya gelombang tinggi ini sejak beberapa hari yang lalu.
Sesuai prediksi dari BMKG memang akan ada gelombang sehingga ia sudah meminta kepada warga dan nelayan untuk mengantisipasinya. Sejumlah nelayan sudah mengevakuasi mengamankan perahu mereka agar tidak terjangkau ombak.
"Cuma ini agak terlambat. Maka terkena ombak,"tambahnya.
