Konten Media Partner

99,4 Persen RT Masuk Zona Hijau, Gunungkidul Kejar Vaksinasi di Sektor Wisata

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana vaksinasi di kawasan wisata Gunungkidul. Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Suasana vaksinasi di kawasan wisata Gunungkidul. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Capaian vaksinasi di Gunungkidul sudah di angka 73,2 % untuk dosis I dan dosis II sekitar 43 %. Dinas Kesehatan Gunungkidul masih terus menggenjot capaian vaksinasi agar di akhir tahun nanti bisa 100 % baik dosis I maupun dosis II.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawati mengatakan saat ini kasus COVID-19 sudah menurun drastis bahkan cenderung melandai. Bahkan dalam beberapa hari terakhir penambahan kasus COVID-19 tak mengalami lonjakan. Hari ini, Selasa (12/10/2021) jumlah tambahan kasus hanya 4 orang.

Di sisi lain pihaknya memang terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi guna meningkatkan imunitas warga. Berbagai pihak mereka libatkan untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi baik itu lembaga negara ataupun pihak swasta.

"Mudah-mudahan 100 persen segera tercapai dan tahun depan tinggal menyisir yang belum saja. Ini kami masih menunggu apakah akannada booster lagi atau tidak,"tutur Dewi, Selasa (12/10/2021).

Kecenderungan penurunan COVID-19 ini juga berimbas terhadap peta zona wilayah penyebaran COVID-19. Hari ini dari 6864 RT yang ada, sudah 99,4 persen RT di Gunungkidul yang masuk zona hijau dan sisanya zona kuning. Ia berharap masyarakat tetap mematuhi prokes meskipun sudah melakukan vaksinasi.

kumparan post embed

Dan di tengah seluruh insan wisata berbenah siapkan diri songsong pembukaan kembali tempat wisata yang lolos persyaratan Kemenkraf, BIN DIY tidak mau kecolongan. Sentra-sentra yang menjadi penyangga wisata, dalam hal ini pengelola kuliner wisata (Restowisata) juga harus dipastikan kesiapannya.

"Hari ini, atas inisiasi penuh BIN yang mendapat dukungan Dinkes dan para pelaku Restowisata, menuntaskan vaksinasi lanjutan di Rinten Ndalu Cafe and Resto Siraman Wonosari. Ada seribu dosis kedua yang disiapkan untuk pengelola Restowisata di kawasan jalur wisata Pantai ini", kata Eko Susilo di sela-sela vaksinasi (12/10/2021).

Pelaku Restowisata, termasuk bagian dari petugas layanan publik yang saat ini masih lambat capaian vaksinasinya (di bawah sasaran Lansia dan masyarakat rentan). Oleh karenanya, setelah menuntaskan vaksinasi pelayan resto di jalur utama wisata, BIN akan mendorong Dinas Pariwisata untuk "mewajibkan" warga binaannya hingga tuntas.

Pelaku wisata, pedagang lapak, kuliner, dan Restowisata menjadi satu kesatuan yang harus 'diamankan' dari potensi penyebaran Covid saat wisata mulai dioperasionalkan nantinya. Sehingga kekhawatiran penyebaran covid19 dari pelaku wisata bisa diminimalisir.

"Jangan hanya aman di tempat wisata, tapi di jalur menuju dan dari tempat wisata juga harus aman. Dengan begitu, mempersempit celah penyebaran Covid-19 pada sektor wisata terjamin keamanannya,"tandas Eko.