Pemkab Temanggung Minta Tambahan 120 Ribu Dosis Vaksin
·waktu baca 2 menit

Penentuan level PPKM di wilayah pada era pandemi COVID-19 ini oleh pemerintah pusat dianggap tidak adil oleh sebagian pemerintah daerah. Salah satunya hal itu dirasakan oleh Pemkab Temanggung. Pasalnya hanya karena capaian vaksinasi tidak mencapai 50 persen maka yang sebelumnya telah masuk level 2 kini kembali ke level 3.
Kegeraman pemerintah daerah ini tidak tercapainya target bukan karena kesalahan mereka. Namun, pemerintah pusat sendiri melalui Kemenkes tidak mampu memberikan dosis vaksinasi sesuai kebutuhan yang ada di daerah.
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengatakan, untuk menggenjot capaian vaksinasi COVID-19, sebanyak 50 persen, Pemerintah Kabupaten Temanggung, akan meminta tambahan vaksin dari Kementerian Kesehatan RI. Sebanyak 120.000 dosis vaksin akan diminta Pemkab Temanggung, guna memenuhi kuota agar capaian vaksinasi sesuai dengan tuntutan pemerintah pusat.
"Sebenarnya perkembangan COVID-19 di Kabupaten Temanggung, saat ini sangat landai, penularan rendah, tingkat kematian juga sangat rendah. Kemudian warga yang di rawat di rumah sakit juga sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa situasi COVID-19 di masyarakat sudah sangat terkendali. Dari semua indikator untuk menentukan leveling, COVID ini semuanya rendah, harusnya Temanggung masuk level 2, bahkan menjelang level 1," katanya Selasa (12/10/2021).
Menurutnya, memang capaian vaksinasi sampai hari ini belum mencapai 50 persen, sehingga secara administratif levelnya naik jadi level 3. Ia pun menegaskan, bahwa level ini sebenarnya hanya di atas kertas, kalau di lapangan harusnya sudah level 2. Persoalannya hanya di capaian vaksin di mana pemerintah pusat belum bisa memenuhi kuota dosis vaksin yang diminta.
"Nah untuk menurunkan level dari 3 kembali ke level 2 Pemkab sedang berusaha untuk meminta kiriman vaksin dengan jumlah yang memadai. Kalau 120.000 dosis diberikan ke Temanggung, dalam waktu 10 hari bisa tuntas diberikan ke seluruh masyarakat. Karena tim vaksinator sudah disiapkan kapasitas kerjanya untuk lebih meningkat lagi. Jika 120.000 dosis sudah diberikan, maka Temanggung akan turun ke level 2 lagi, sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal seperti semula," katanya.
Diakuinya ada kekhawatiran jika levelnya kembali ke 3, maka sekolah yang semula sudah mulai dilakukan secara tatap muka akan kembali virtual atau daring. Padahal anak sekolah kini sedang semangat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Kemudian pertunjukkan seni, hajatan bisa jadi tidak diperbolehkan lagi. Maka berbagai upaya menekan laju penularan COVID terus ditempuh Pemkab Temanggung. (ari)
