Antraks Diduga Muncul Lagi di Gunungkidul
·waktu baca 2 menit

Kasus antraks diduga kembali muncul di wilayah Gunungkidul setelah dua tahun ini merebak. Dugaan tersebut mencuat ketika ada seseorang warga yang memeriksakan diri ke Puskesmas Karangmojo 2 dengan keluhan luka-luka pada kulit.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty membenarkan hal tersebut. Warga tersebut memeriksakan diri pada akhir Desember 2022 yang lalu. Warga tersebut adalah warga Gunungkidul namun tinggal di Erowoko Wonogiri.
"Jadi datang untuk menengok keluarga," kata dia, Rabu (11/1/2023).
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan ternyata pasien tersebut positif antraks. Pihaknya langsung melakukan penanganan seperti yang ditetapkan yaitu dengan memberikan obat-obatan.
Menurutnya semuanya sudah terkendali dan orang tersebut juga sudah kembali ke daerah tinggalnya di Erowoko Wonogiri. Namun demikian langkah kewaspadaan tetap mereka lakukan.
Di mana saat ini Dinas Kesehatan bersama dengan Dinas Peternakan berusaha melakukan penelusuran berkaitan dengan dugaan penyebaran antraks tersebut. Untuk Dinas Kesehatan Gunungkidul akan melakukan pemeriksaan ke keluarganya.
"Sejauh ini semua keluarga di Gunungkidul tidak tertular dan masih bebas dari paparan anthraks tersebut," kata dia.
Dewi mengatakan jika antraks tidak menular manusia ke manusia, tetapi dari hewan ke manusia. Namun sampai saat ini belum dapat dipastikan adanya hewan baik sapi ataupun kambing yang terpapar anthraks
Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari ketika dikonfirmasi pihaknya tidak menemukan kasus hewan ternak yang terpapar antraks. Namun demikian pihaknya tetap mewaspadai penyakit tersebut karena bisa timbul sewaktu-waktu.
"Tidak ada (kasus antraks)," kata dia.
