Bupati Gunungkidul Ikut Petani Panen Kelengkeng dan Kacang Sambil Nostalgia

Konten Media Partner
15 Mei 2022 12:07
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Gunungkidul Ikut Petani Panen Kelengkeng dan Kacang Sambil Nostalgia (35659)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, ikut panen kelengkeng bersama para petani. Foto: istimewa.
Libur panjang akhir pekan ini tak lantas membuat Bupati Gunungkidul Sunaryanta santai di rumah. Mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir Mayor ini justru memanfaatkannya untuk menyambangi para petani di beberapa wilayah.
ADVERTISEMENT
Bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Rismiyadi, melakukan blusukan di empat Kapanewon. Dengan hanya mengenakan celana pendek dan kaos oblong, ia berkeliling karena ingin memastikan hasil panen warga.
Dia juga terlihat turut membaur dengan para petani. Selain ikut serta panen, bupati juga terlihat santai bercengkerama dengan para petani sembari menikmati minuman dan makanan di gubuk milik petani.
Dia juga ingin mendengar langsung keluhan petani sehingga nantinya bisa membuat kebijakan yang mampu memberikan solusi untuk para petani. Bupati melihat langsung hasil panen khususnya kacang tanah serta mengunjungi budidaya kelengkeng.
Sumanto, pembudidaya kelengkeng di Kapanewon Semanu ini mengaku bahagia ketika bupati menyambangi kebun kelengkeng miliknya. Di lahan seluas 2.000 meter persegi ini ia menanam 170 batang pohon kelengkeng.
Bupati Gunungkidul Ikut Petani Panen Kelengkeng dan Kacang Sambil Nostalgia (35660)
zoom-in-whitePerbesar
"Sudah sejak 2017 yang lalu. Dan setahun bisa panen 2-3 kali," papar dia, Sabtu (14/5/2022).
ADVERTISEMENT
Sumanto menuturkan ia tertarik membudidayakan tanaman kelengkeng karena ingin menangkap peluang. Di mana setiap akhir pekan, ratusan bahkan ribuan kendaraan melintas di kampung mereka untuk berwisata ke pantai.
Di lahannya yang berada di pinggir jalan menuju ke pantai ia menyulap lahan untuk palawija menjadi kebun kelengkeng. Kini, setiap musim panen, wisatawan dari berbagai daerah mulai mampir untuk memetik kelengkeng sendiri.
"Sekilonya saya jual Rp 30 ribu. Wisatawan bisa memetik sendiri," terangnya.
Sabtu kemarin Bupati Sunaryanta juga berkeliling mengunjungi panen kelengkeng dan panen kacang tanah di Kapanewon Semanu. Ia kemudia berkunjung ke Kapanewon Tepus, Kapanewon Tanjungsari dan Kapanewon Patuk. Ia juga terlihat turut serta memanen tanaman kacang milik petani.
Bupati Gunungkidul Ikut Petani Panen Kelengkeng dan Kacang Sambil Nostalgia (35661)
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang ia lakukan kali ini juga merupakan nostalgia mengenang masa kecil dahulu. Sebab, orangtuanya juga seorang petani di mana ketika memiliki waktu senggang ia menyempatkan diri untuk ikut orangtuanya ke ladang.
ADVERTISEMENT
"Ini saya nostalgia masa kecil dulu sering ikut bapak ke sawah. Saya juga sekalian melakukan pemantauan," tuturnya.
Dari hasil pemantauan hasil panen tahun ini meningkat jika dibandingkan musim tanam sebelumnya. Dan ternyata hasil panenan kali ini lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. Sehingga diharapkan mampu membantu para petani.
Bupati juga mengatakan, untuk harga jual kacang tanah di empat Kapanewon berkisar antara Rp 12.000 hingga Rp 13.000 perkilogram tergantung tingkat kekeringan kacang tanah saat dijual. Bupati juga meminta para petani lebih berhati- hati dalam menjual agar tidak dipermainkan oleh tengkulak.
“Sebagian besar hasil panen banyak yang masih disimpan. Saya melihat langsung di rumah rumah warga. Namun juga ada beberapa yang sudah dijual utuk mencukupi kebutuhan lain,” paparnya.
ADVERTISEMENT
Selain melihat langsung hasil panen kacang tanah, Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi kebun kelengkeng milik warga di Kapanewon Semanu. Bupati juga menyambangi petani dan mengikuti langsung proses panen kacang tanah.
“Tidak boleh cepat berpuas diri, meski tahun ini hasil panen bagus tentu ke depan, kita akan pacu lagi dengan berbagai program yang ada agar hasil panennya meningkat,” paparnya.
Data produksi kacang tanah berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, luas panen dari Januari hingga April 2022 mencapai 15.962 Hektare dengan hasil produski 19.250 Ton dengan produktivitas perhektar mencapai 12,06 Ton.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020