Dapat Meja Makan Akar Jati Kuno, Sultan HB X Malah Bingung
ยทwaktu baca 3 menit

Sektor industri furnitur dan kerajinan mulai bangkit usai digempur pandemi COVID-19. Para perajin dan pelaku usaha mulai bergotong royong untuk pulihkan perekonomian.
Salah satunya lewat event furnitur internasional untuk datangkan buyer dari luar negeri. Gubernur DIY, Sultan HB X, membuka pameran Jogja International Furniture and Craft Fair (JIFFINA) 2022.
Sultan HB X menyempatkan diri untuk berkeliling melihat furnitur yang ada. Saat menyambangi gerai milik salah seorang perajin mebel asal Solo, Sultan HB X kaget karena mendapat hadiah sebuah meja makan yang terbuat dari akar kayu jati kuno dari perajin tersebut.
Lelaki tersebut adalah pemilik CV Virgo asal Sukoharjo Jawa Tengah yang bernama Rahman. Saat berbincang dengan Sultan HB X, Rahman kemudian mengungkapkan keinginannya memberi Sultan HB X sebuah meja makan berbahan akar kayu jati kuno.
"Mohon maaf Sultan, kalau berkenan mohon Sultan menerima meja makan dari saya. Ini meja spesial dari saya, karena dari akar jati kuno. Kalau ditanya dari tahun berapa, wah banyak sekali," ujar Rahman sembari mengajak Sultan HB X berjalan menuju ke tempat meja tersebut diletakkan, Sabtu (20/8/2022).
Rahman kemudian menjelaskan meja makan yang telah ia produksinya tersebut. Meja tersebut salah satu meja spesial miliknya karena selain bahannya sudah berusia sangat tua, akar kayu tersebut dibawa langsung petani menggunakan sepeda motor ke tempat produksinya.
Setelah melihat dan mendengarkan penjelasan seluk beluk meja makan tersebut, Sultan HB X kemudian meminta agar lelaki tersebut memikirkan kembali niatanya tersebut.
"Pikirkan lagi. Ini tidak murah karena kuno. Lebih baik dijual," tutur Sultan kepada Rahman.
Namun tekad Rahman nampaknya sudah bulat sehingga bersikeras tetap memberikannya. Hingga akhirnya Sultan HB X pun bersedia menerima pemberian dari perajin mebel tersebut.
Rahman menuturkan, tidak ada motif apapun dari niatannya untuk menghadiahkan salah satu meja makan yang ia produksi kepada Raja Keraton Yogyakarta tersebut. Dirinya hanya ingin berterima kasih kepada warga Yogyakarta yang telah membantu usahanya apalagi di masa pandemi.
"Saya warga Sukoharjo berterimakasih karena diberi izin dan diberi kesempatan ikut pameran internasional di DIY ini. Terus terang saya sangat terbantu dengan pameran JIFFINA ini, selalu transaksi nya bagus," ujar dia.
Ketika ditanya terkait pemberian tersebut, Sultan HB X langsung mengucapkan terima kasih. Namun Sultan HB X mengaku bingung meja makan tersebut akan diletakkan di mana.
"Arep tak delehke nengdi? aku bingung (mau diletakkan di mana? Aku bingung)," ujar Sultan HB X.
Rahman mengungkapkan bagaimana peluang transaksi di event tersebut. Ia bisa mendapatkan buyer dari luar negeri dengan mengikuti ajang itu.
"Transaksi saya cukup bagus saya pernah jual 10 kontainer setiap pameran JIFFINA," ungkapnya.
Karena transaksinya selalu bagus, maka ia merasa perlu berterima kasih kepada Jogja termasuk pada pemimpinnya, Sri Sultan HB X. Sehingga ia ingin menghadiahkan salah satu produknya ke raja Keraton Yogyakarta.
"Ya kalau ini saya jual bisa sekitar 500 USD. Ndak apa-apa, istri juga setuju," tandas dia.
