DPRD DIY Pantau Perbaikan Akses Jalan di Bantul
Β·waktu baca 2 menit

Sempat viral beberapa waktu lalu warga Piyungan menanam pohon pisang di jalan yang rusak. Ini menjadi bentuk protes warga karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki. Protes ini nyatanya sampai ke telinga pemerintah.
Dikabarkan, jalan yang rusak itu kini sudah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Yazid, anggota Komisi C DPRD DIY.
"Alhamdulilah sudah ditambal," tuturnya, Jumat (28/5/2022).
Menurutnya, kasus ini tak hanya sampai perbaikan jalan. Penegakan hukum diperlukan terkait beban kendaraan yang melintas.
Berdasarkan aturan, berat maksimal kendaraan yang melintas di jalan tersebut adalah 8 ton. Pada kenyataannya, ia menemukan sejumlah kendaraan dengan muatan berlebih yang melintas. Hal ini pun membuat kondisi jalan rusak.
"Ini tugas Dishub untuk tertibkan pengguna jalan terutama truk yang memuat material terutama dari tambang. Ini hrus ada penegakan hukum untuk menindak," tegasnya.
Meskipun demikian, ia meminta agar dilakukan sosialisasi lebih dulu sebelum ditegaskan dengan tindakan bila ada pengendara yang melanggar. Menurutnya, ini jadi salah satu upaya untuk jaga kondisi jalan di Yogyakarta.
Pihaknya pun juga memeriksa kondisi jalan di Kawasan Dlingo. Menurutnya kondisi jalan di sana sudah baik. Sejumlah warga mengeluhkan genangan air di kawasan tersebut. Namun, hal itu sudah teratasi untuk sementara waktu.
"Tadi sudah diperbaiki. Dibenahi supaya gorong-gorong itu sempurna tidak hanya sementara," tuturnya.
Beberapa waktu lalu juga sempat terjadi kecelakaan bus di Bukit Bego yang viral di media sosial. Warga pun berharap ada penahan jalan untuk meminimalisir kecelakaan.
"Di sana kan rawan kecelakaan, yang diperlukan di sana penahanan jalan ada untuk 15 titik," ujarnya.
Soal anggaran, ia berupaya untuk memasukkannya ke APBD di tahun 2023. Menurutnya, ini jadi hal yang penting karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
