Konten Media Partner

Kantor LBH Jogja Dilempar Molotov, Ini Barang yang Diamankan Polisi

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi kantor LBH Yogyakarta yang dilempar molotov oleh orang tak dikenal. Foro: Facebook/Budi Masthuri
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi kantor LBH Yogyakarta yang dilempar molotov oleh orang tak dikenal. Foro: Facebook/Budi Masthuri

Kantor LBH Yogyakarta menjadi sasaran teror berupa lemparan bom molotov pada Sabtu (18/9/2021) dini hari. Hingga kini belum diketahui siapa pelempar molotov itu.

Polresta Yogyakarta melakukan penyelidikan atas kasus ini. Pihak kepolisian meninjau langsung Kantor LBH Yogyakarta yang dilempari molotov. Sejumlah barang pun diamankan dari kantor LBH Yogyakarta seperti pecahan kaca yang telah menghitam hingga potongan gorden.

kumparan post embed

LBH Yogyakarta sendiri telah melaporkan kasus pelemparan molotov ini kepada pihak kepolisian. Diduga pelemparan bom molotov ini dilakukan di rentang waktu 01.00-03.00 WIB.

“Kerusakannya berupa, ada bekas terbakar api di beberapa bagian, di lantai, tembok, kaca jendela, ventilasi hingga atap. Disekitarnya juga ada pecahan kaca,” kata Direktur LBH, Yogi Zul Fadhli.

Yogi diketahui menjadi orang terakhir yang meninggalkan Kantor LBH Yogyakarta pada pukul 21.00 WIB. Ia menilai selama itu, kantornya aman dan tidak ada hal yang mencurigakan.

Ia mengaku sebelum kejadian tidak ada ancaman atau teror yang dilayangkan kepada pihak LBH Yogyakarta. Tetapi untuk saat ini LBH Yogyakarta memang sedang mendampingi beberapa kasus struktural.

"Hanya saja kalau kami boleh menduga, serangan ini bisa jadi terkait dengan pembelaan LBH Yogyakarta terhadap beberapa kasus struktural yang selama ini didampingi dan dibela LBH Yogyakarta," ujarnya.

kumparan post embed

Beberapa kasus yang sedang ditangani oleh LBH Yogyakarta diantaranya, kasus gugatan dosen Universitas Proklamasi 45; kasus penggusuran warga Wadas, Purworejo; advokasi Pergub DIY tentang larangan demonstrasi di kawasan Malioboro; pembangunan PLTU di Cilacap dan pembangunan pabrik semen di Gombong. (gbr)