Konten Media Partner

Kata Sultan HB X soal TPST Piyungan yang Ditutup Warga

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menunjuk kondisi salah satu bagian dari TPST Piyungan yang sudah overload. Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Warga menunjuk kondisi salah satu bagian dari TPST Piyungan yang sudah overload. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X angkat bicara terkait persoalan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. sebagaimana diketahui, tempat tersebut ditutup warga setempat lantaran kapasitas yang disebut penuh.

Dalam hal ini, Sultan HB X menyebut Pemda DIY akan berusaha membuka ruang dialog dengan masyarakat di sekitar TPST Piyungan yang menolak pembukaan lahan baru. Harapannya agar permasalahan ini menemukan solusi.

“Nanti kita usahakan untuk bisa punya waktu,” ujar Sri Sultan HB X pada Selasa (10/5/2022).

Sebelum itu, Gubernur DIY ini mengatakan bahwa memang ada wacana menambah kapasitas tempat penampungan sampah. Adapun lokasi tersebut yang dipilih tak jauh dari TPST Piyungan.

kumparan post embed

“Yang penting memang kita akan memperluas lahan penampungan,” kata Sri Sultan.

Menurutnya masalah itu bisa menjadi solusi. Namun ada kendala yang dihadapi yakni proses kajian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, membutuhkan waktu yang lebih panjang. Direncanakan nanti tempat pembuangan yang lama menurut akan ditutup dan dijadikan ruang terbuka hijau.

“Tapi ya tadi, hasil penelitian yang dilakukan Bappenas sama Badan Pengembangan Infrastruktur itu waktunya memang lebih panjang,” ungkapnya.