Konten Media Partner

Pantai Parangtritis Sepi Pengunjung Jelang Bulan Ramadhan

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana TPR di Kawasan Pantai Parangtritis. Foto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Suasana TPR di Kawasan Pantai Parangtritis. Foto: Erfanto/Tugu Jogja

Padusan, biasanya warga masyarakat berbondong-bondong pergi ke pantai untuk melaksanakan tradisi ini menjelang bulan Ramadhan. Sejak pagi hari biasanya kawasan pantai sudah dipadati oleh pengunjung yang ingin melaksanakan padusan.

Namun berbeda dengan padusan padusan tahun sebelumnya ternyata Pantai Parangtritis nampak lengang. Jumlah pengunjung bahkan belum menunjukkan angka peningkatan dibanding dengan hari biasa lainnya.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis, Rahmat Ridwanto menuturkan pada padusan hari ini memang jumlah pengunjung masih sedikit. Hingga pukul 13.30 WIB pihaknya mencatat jumlah pengunjung baru sekitar 1875 orang.

"Iya ini masih sepi, belum ada peningkatan," papar dia, Jumat (1/4/2022).

Rahmat mengaku tidak mengetahui mengapa pada tradisi padusan kali ini jumlah pengunjung cukup sepi dan bahkan belum menunjukkan angka peningkatan. Dirinya tidak bisa memperkirakan berapa jumlah pengunjung hingga Jumat sore.

kumparan post embed

Kondisi ini justru lebih sepi dibanding dengan hari biasa. Karena di hari biasa jumlah pengunjungnya bisa mencapai 3000 orang. Namun ia berharap menjelang senja nanti jumlah pengunjung yang akan mengalami peningkatan minimal sama seperti hari biasa.

"Ndak tahu ini penyebabnya apa. Padahal cuaca bersahabat ini," tambahnya.

Kepala seksi promosi dan informasi data Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomoadi mengakui jika kunjungan pada tradisi padusan kali ini memang cukup sepi. Ia menduga sepinya pengunjung ke Pantai Parangtritis karena hari Jumat.

"Ini padusan pas hari Jumat. Biasanya kalau hari Jumat memang sepi (pengunjung)," ujar dia.

Di samping itu kemungkinan besar minimnya jumlah pengunjung Pantai Parangtritis pada momen padusan. Hal ini dipicu karena ada kabar jika terjadi perbedaan hari pertama bulan Ramadhan. Sebagian masyarakat mungkin memilih melaksanakan padusan pada esok hari.