PDIP Yogyakarta Tempuh Jalur Hukum Terkait Perusakan Atribut di Jogja
·waktu baca 2 menit

Paska perusakan atribut, PDI Perjuangan Yogyakarta tempuh jalur hukum. Dengan pendampingan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR), PDI Perjuangan Yogyakarta melaporkan perusakan atribut Partai ke Polresta Yogyakarta.
Proses hukum ini ditujukan bagi pelaku dan dalang perusakan atribut partai penting dengan harapan memberi efek jera dan diharapkan tak ada lagi aksi serupa dengan semua pihak bisa menghormati demokrasi jelang Pemilu 2024.
Dalam hal ini, pihak PDIP mengimbau kepada pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan atribut agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan tindakan kriminalnya.
"Menyikapi peristiwa perusakan atribut partai yang terjadi hari ini, PAC PDI Perjuangan Gedongtengen pilih menempuh jalan hukum. Kita laporkan dan mendesak Polisi segera menangkap dan melakukan proses hukum terbadap pelaku dan dalang dibalik perusakan atribut ini," kata Eko Muftiono, Minggu (8/1/2023).
Terkait kejadian yang terjadi pada Minggu siang tersebut, Ketua PAC PDI Perjuangan Gedongtengen didampingi Tim Hukum dari BBHA telah mendatangi Polresta pada Minggu (8/1/2023) malam. Pelapor juga membawa bukti bukti dan mengajak serta saksi.
Dalam hal ini, pihaknya menyebut bahwa PDI Perjuangan mengecam tindakan brutal perusakan atribut ini. Menurutnya tindakan kriminal tersebut tidak hanya merusak demokrasi, namun juga mencoreng citra Jogja sebagai daerah istimewa sekaligus menodai Jogja sebagai tempat tujuan wisata.
"Tindakan anarkis ini mengkhianati nilai nilai keistimewaan DIY yang menjunjung tinggi demokrasi dan bhinneka tunggal ika. Kita himbau para pelaku dan dalangnya segera menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum," ujar Galang Tengoro Fahmi, Tim Hukum BBHAR.
Sementara itu, Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta menegaskan langkah hukum penting dijalankan untuk tuntaskan perusakan atribut partai. Pihaknya dalam hal ini mengajak seluruh kader PDI Perjuangan agar fokus pada kerja dan berjuang bersama seluruh elemen rakyat
"PDI Perjuangan memilih kedepankan proses hukum. Mari kita hormati proses hukum. Kita harap aparat penegak hukum dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan baik. Kita juga mengajak seluruh pengurus, anggota termasuk kader yang bertugas di DPRD Kota Yogyakarta fokus kerja dan berjuang merebut hati dan pikiran rakyat dengan turun ke bawah membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota agar dengan disiplin menahan diri, tidak terprovokasi dan tidak terpancing.
"Mari kita kendalikan diri, menahan diri dengan tidak terpancing, tidak terprovokasi. Mari fokus, ayo kita bergotong royong sukseskan HUT PDI Perjuangan ke 50 Tahun dengan simpatik dan menyenangkan," pungkas Eko Suwanto.
