Pemkab Gunungkidul Luncurkan Prangko Edisi Embung Nglanggeran
·waktu baca 3 menit

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meluncurkan prangko edisi Embung Nglanggeran. Bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, peluncuran prangko ini bersamaan dengan perangko edisi desa wisata Way Rebo Nusa Tenggara Timur.
Peluncuran perangko ini diselenggarakan di Amphietheater Embung Nglanggeran, Desa Wisata Nglanggeran Kapanewon Patuk bersamaan dengan gelaran “Gunungkidul Weekend Fest”, Minggu (22/5/2022). Keduanya diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke – 191,
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan peluncuran prangko ini merupakan yang kedua karena sebelumnya mereka pernah melakukan hal yang sama beberapa tahun lalu. Peluncuran prangko ini sebagai upaya promosi potensi wisata di Gunungkidul.
"Gunungkidul memiliki potensi wisata banyak sekali dan diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi di sini," ujar dia.
Sunaryanta berharap dengan peluncuran prangko edisi Embung Nglanggeran, Gunungkidul semakin dikenal terutama di dunia internasional. Karena prangko merupakan alat bayar internasional dan seringkali dikoleksi.
Ketika sudah dikenal di dunia maka harapannya akan semakin banyak wisatawan terutama mancanegara yang berkunjung ke Gunungkidul. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Tentu kami berharap Gunungkidul semakin banyak dikenal dan lebih banyak yang berkunjung ke sini,"harap dia.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Arif Aldian menambahkan pemilihan Desa Wisata sebagai lokasi penyelenggaraan event ini dimaksudkan untuk mendukung perkembangan minat wisatawan di masa mendatang dimana terdapat pergeseran tren dari wisata mass tourism ke wisata minat khusus yaitu salah satunya Desa Wisata.
Hal ini juga sebagai upaya pemerintah dalam mendukung penerapan CBT (Community Based Tourism) untuk menuju pariwisata yang berkelanjutan melalui penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya.
"Dengan festival ini saya berharap pariwisata Kabupaten Gunungkidul bisa menuju pariwisata kelas dunia,"tutur dia.
Arif mengatakan dalam kesempatan ini pihaknya juga melakukan pemutaran video aplikasi ekraf dan video promosi desa wisata. Event ini terlaksana dengan pembiayaan dari Dana Keistimewaan DIY 2022.
Arif mengungkapkan, di Kabupaten Gunungkidul sendiri sudah memiliki 38 Desa Wisata, Saat ini ciri khas yang ada di masing-masing desa wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan dari mancanegara dan terbukti masing-masing desa wisata unggul.
Berbagai pencapaian yang telah diraih antara lain Best Village Tourism 2021 dari UNWTO untuk Desa Wisata Nglanggeran, 300 Besar dlm ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) th 2022 untuk Desa Wisata Tepus, Desa Wisata Candirejo- Semin, Desa Wisata Kampung- Ngawen,100 besar dlm ajang ADWI 2022 untuk Desa Wisata Tepus & Desa Wisata Kampung, 50 besar dalam ajang ADWI 2022 untuk Desa Wisata Tepus.
Gunungkidul Weekend Festival sendiri diawali dengan Senam Kreasi Gunungkidul dari persatuan wanita olahraga seluruh Indonesia (Perwosi) Gunungkidul, pameran produk UMKM, pertunjukan musik yang dimeriahkan Dapur Musik feat Bagus 'Guyon Waton' dan etnomusik, penyerahan sertifikat pelatihan ekraf.
