Penyandang Disabilitas di Temanggung Beraksi ala Citayam Fashion Week
·waktu baca 2 menit

Gegap gempita Citayam Fashion Week yang sempat viral di media, rupanya menginspirasi banyak pihak. Dari event tersebut menggambarkan bahwa dua catwalk tidak didominasi orang berpunya saja. Tapi, anak-anak pinggiran Jakarta pun bisa berekspresi dengan balutan busana seadanya namun dengan padu padan yang tetap menarik perhatian.
Hal itulah yang kemudian menginspirasi pula para penyandang disabilitas intelektual di Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Anak-anak berkebutuhan khusus ini memperingati Hari Anak Nasional 2022, dengan menggelar acara serupa Citayam Fashion Week dan diberi nama 'Kartini Fashion Week', Jumat (29/7/2022).
Penyuluh Sosial Madya Sentra Terpadu Kartini Kabupaten Temanggung, Nurul Komariyah Budi Utami, menuturkan, 'Kartini Fashion Week' kali ini melibatkan sedikitnya 18 penyandang disabilitas yang terdiri baik putera maupun puteri.
"Meski memiliki keterbatasan, nyatanya anak-anak itu mampu berlenggak-lenggok di atas catwalk dadakan dengan begitu luwesnya. Memang kami terinspirasi Citayam Fashion Week di Jakarta yang belakangan sangat viral dan fenomenal. Dari kesederhanaan yang disuguhkan itulah justru menginspirasi kami membuat acara serupa bernama Kartini Fashion Week sekaligus sebagai peringatan HAN tahun 2022," katanya, Jumat (29/7/2022).
Jika di Citayam ada Jeje Slebew dan Bonge cs yang tampil mengenakan tren pakaian ala mereka sendiri di panggung bebas jalanan, para penyandang disabilitas di tempat ini juga mengenakan desain pakaian khas. Yakni pakaian berbahan utama batik ciprat, sebuah batik corak khas karya penyandang disabilitas intelektual.
"Melalui 'Kartini Fashion Week' sejatinya ada beberapa hal yang ingin kami tuju. Pertama menunjukkan bahwa kaum disabilitas juga mampu melakukan hal layaknya masyarakat pada umumnya meski dengan keterbatasan. Kedua, kami ingin memberikan setitik kebahagiaan kepada anak-anak di momen HAN tahun ini. Apalagi sesungguhnya batik ciprat ini telah masuk pasar internasional,"katanya. (ari)
