Konten Media Partner

Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Bantul

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil yang picu kecelakaan beruntun dan menabrak sejumlah motor di Bantul, Selasa (20/9/2022). Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil yang picu kecelakaan beruntun dan menabrak sejumlah motor di Bantul, Selasa (20/9/2022). Foto: istimewa

Kecelakaan lalu lintas melibatkan belasan kendaraan terjadi di Jalan Kasongan-Madukismo tepatnya di Dusun Mrisi Lor Kalurahan Tirtonirmolo Kapanewon Kasihan Bantul. Setidaknya 11 orang dilarikan ke rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Bantul, Iptu Fikri Kurniawan menuturkan kecelakaan tersebut bermula ketika SCM (57) laki-laki asal Dusun gamping tengah Kalurahan Ambarketawang Kapanewon Gamping Sleman mengendarai mobil Honda Brio putih AD 8867 DC. SCM berniat pergi ke kampus ISI Yogyakarta.

"SCM berangkat dari Gamping menuju ke kampus ISI," ujar dia, Selasa (20/9/2022) malam.

Dan saat melintas di jalan Mrisi Kalurahan Tirtonirmolo kasihan, dia melaju dari utara ke selatan (Madukismo menuju ke Kasongan). Sesampai di lokasi kejadian, SCM menabrak sepeda motor dan sepeda kayuh.

kumparan post embed

Diduga karena panik SCM kemudian membanting stir ke kanan. Dan dari arah berlawanan melaju dua kendaraan yang melaju. Setelah menabrak dua kendaraan berlawanan arah tersebut kemudian SCM banting stir ke kiri.

"SCM kembali menabrak beberapa sepeda motor," terangnya.

Meski menabrak beberapa kendaraan namun SCM tak berhenti. SCM berusaha kabur ke arah selatan. Hingga akhir sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, SCM berhasil dihentikan oleh warga yang memang mengejarnya.

Saat dihentikan, Honda Brio yang dibawa SCM sudah dalam keadaan rusak. Kerusakan yang dialami ban mobil pecah. Dan dari data yang diamankan barang bukti 10 kendaraan mengalami kerusakan, 1 sepeda kayuh.

kumparan post embed

"Sepeda kayuh sudah diambil pemiliknya karena tidak rusak korban hanya lecet," ungkap dia.

Kanit Gakum Polres Bantul, Iptu Maryono menambahkan saat ini ada 11 korban mengalami luka ringan dan dirawat di dua rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul dan RSUS Panembahan Senopati. Ada 7 orang yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul dan 4 orang di RSUD panembahan Senopati.

"Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan unit Gakum polres Bantul," ungkap dia.