Konten Media Partner

Sejumlah Masjid di Yogyakarta Masih Gelar Salat Jumat di Tengah Wabah Corona

Tugu Jogjaverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi salat jumat. Foto: Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salat jumat. Foto: Kumparan.

Sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Banguntapan Bantul masih menyelenggarakan ibadah salat Jumat. Pihak pemerintah Kecamatan Banguntapan berusaha melakukan pendekatan kepada pihak takmir masjid agar untuk sementara tidak menyelenggarakan salat Jumat terlebih dahulu sampai situasi kondusif.

Camat Banguntapan, Fauzan Muarifin, mengakui jika masih ada masjid di Banguntapan yang menyelenggarakan salat Jumat. Padahal pihaknya sudah mengimbau untuk sementara kegiatan salat Jumat di masjid tidak diselenggarakan terlebih dahulu dan menggantinya dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

Fauzan mengatakan, jika ada kelompok masyarakat yang masih menyelenggarakan salat Jumat, pihaknya akan melakukan pendekatan. Sebab ada masjid yang masih menggelar salat Jumat dan jumlah jemaahnya lebih banyak dibandingkan salat Jumat pada umumnya.

"Ada kecenderungan jemaah masjid lebih banyak karena jemaah yang masjidnya tidak melaksanakan salat Jumat datang ke sana. Sehingga lebih banyak dan tentu saja semakin padat," ujar Fauzan, Jumat (10/4).

Fauzan menambahkan apa yang ia lakukan tersebut hanya untuk menanggulangi penyebaran virus Corona di wilayahnya. Terlebih di Banguntapan sudah ada warga yang dinyatakan positif dengan virus Corona tersebut. Sehingga upaya preventif lebih dilakukan untuk mengantisipasinya.

Narabung Masjid Pathok Negoro Ad Darojat Babadan Banguntapan, Suhari, mengatakan untuk salat Jumat pihaknya memutuskan tidak menyelenggarakannya hingga situasi sudah dianggap aman. Untuk jemaah sholat fardu tetap diselenggarakan namun untuk kalangan terbatas.

"Mungkin yang ikut berjamaah hanya kalangan marbut saja," tambahnya.

Namun untuk kegiatan pengajian dan kajian lainnya, pihaknya tetap menghentikan sementara waktu. Termasuk tradisi Nyadran yang sebenarnya dilaksanakan setiap tahun yaitu ketika menjelang datangnya bulan Ramadan.

Di Gunungkidul, ada sebagian masjid kembali menyelenggarakan salat Jumat. Salah satunya masjid Al Ikhlas Plumbungan, Desa Putat Kecamatan Patuk. Sakat Jumat kembali diselenggarakan namun tetap menjalankan protokol penanggulangan COVID-19.

"Pakai cuci tangan, hand sanitizer, jarak juga kami atur dan masjid juga kami semprot disinfektan," ungkap Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Tugiran.