Konten Media Partner

Seorang Anak Tertimpa Reruntuhan Rumah Usai Hujan Deras Terjang Sleman

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah di Sleman yang runtuh dan menimpa seorang anak. Foto: dok. BPBD Sleman
zoom-in-whitePerbesar
Rumah di Sleman yang runtuh dan menimpa seorang anak. Foto: dok. BPBD Sleman

Dua rumah di wilayah Kabupaten Sleman rusak akibat guyuran hujan yang melanda kawasan DIY Minggu (14/8/2022) kemarin. Hujan yang terjadi Minggu kemarin memang berlangsung merata dan cukup deras bahkan di beberapa tempat disertai angin kencang.

Di Kapanewon Berbah, sebuah rumah semi permanen milik pedagang sate di Minggu (14/8/2022) siang kemarin. Rumah tersebut roboh usai diterpa hujan deras dan angin kencang yang baru terjadi pertama kali setelah beberapa bulan tidak turun hujan.

Kapolsek Berbah, Kompol Parliska Febrianto menuturkan, hujan deras yang melanda sebagian wilayah DIY hari Minggu kemarin ternyata berdampak di wilayahnya. Sebuah rumah semi permanen di Pedukuhan Sumber Lor Rt 6/29 Kalurahan Jogotirto Kecamatan Berbah Sleman roboh.

"Hujan sendiri terjadi mulai pukul 13.30 WIB. Sekitar pukul 14.15 Wib, hujan semakin deras dan disertai angin kencang. Kondisi mengakibatkan Rumah semi permanen ukuran 4X7m di Kalurahan Sumber Lor roboh," terangnya, Senin (15/8/2022).

kumparan post embed

Rumah yang roboh tersebut berada di atas tanah milik Santosa namun dikontrak oleh perempuan bernama Jatin. Di rumah tersebut, warga Dusun Canggini Bringin Desa Nonggal Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang Jatim ini tinggal bersama suami dan seorang anaknya.

Naas peristiwa tersebut mengakibatkan anak perempuan Jatin terjepit. Karena saat rumahnya roboh, anak dari Jatin ternyata sedang tiduran di dalam rumah. Inayah Rahmawati (14) pelajar kelas 7 SMP tak sempat menyelamatkan diri ketika tiba-tiba rumah yang ditinggalinya roboh.

Namun kondisi korban tidak terlalu parah karena hanya terjepit reruntuhan tidak ada luka dan langsung bisa diselamatkan oleh warga yang melihat peristiwa tersebut. Bangunan semi permanen tersebut didirikan oleh Jatin di atas tanah milik Santosa yang ia kontrak.

"Di atas tanah tersebut dibangun rumah semi permanen oleh pengontrak menggunakan seng dan bambu. Sementara penghuni di tampung di rumah pemilik lahan," terangnya.

Komandan Pusdalops Sleman, Bambang Kuncoro menambahkan, selain rumah milih Jatin, kerusakan rumah juga melanda kawasan Kapanewon Cangkringan.Rumah milik Purnomo, warga Dusun Pagerjurang RT 003 Kalurahan Kepuharjo juga rusak.

"Hujan deras yang berlangsung mulai mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB mengakibatkan atap rumah milik Purnomo runtuh. Akibatnya, bangunan rumah permanen ukuran 6x6 meter runtuh," terangnya.