Sultan HB X Minta Vaksinasi Tak Terpaku Jam Kerja
·waktu baca 2 menit

Kegiatan dan capaian vaksinansi di dua wilayah kabupaten Bantul dan Gunungkidul yang masih 60% menjadi sorotan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Capaian yang masih tertinggal dibanding wilayah lain ini membuat Yogyakarta tidak kunjung mengalami penurunan level.
"Sebetulnya itu tergantung cara mengkonsolidasikan potensi saja. Kan ada TNI, Polri, dan puskesmas juga bisa dikonsolidasikan. Jadi setiap hari mestinya bisa," kata Sultan HB X, saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (7/10/2021).
Sultan HB X menjelaskan pula bahwa kewenangan ini sepenuhnya berada di pemerintah setempat (kabupaten). Sedangkan pemerintah berperan untuk memfasilitasi percepatan vaksinansi tersebut.
Untuk pencapaian target vaksinansi, Sultan HB X mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak ada masalah serius yang perlu ditangani, percepatan vaksinansi ini tinggal bagaimana pelipatgandaannya dalam praktiknya saja.
"Bagaimana melipat gandakannya itu sekarang yang penting," ungkapnya.
Menurutnya apabila layanan vaksinansi hanya dilaksanakan selama jam kerja akan kurang efektif. Masyarakat pada jam-jam tersebut juga memiliki kewajiban untuk bekerja sehingga berhalangan untuk mengikuti kegiatan vaksinansi tersebut.
"Kalau jam 12.00 WIB sudah bubar ya nggak akan selesai. Kalau mau mengejar (capaian vaksin) ya jam 4-5 sore," ujar Sultan HB X.
"Ojo (jangan) model sarapan pagi, sarapan sore. Kalau (vaksinasi mengacu) jam kerja ya repot," pungkasnya. (Syiva PBA)
