Konten Media Partner

Tawuran 2 Geng Pelajar di Bantul, 1 Orang Meninggal Dunia

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Belasan pelajar yang diamankan usai lakukan tawuran antar geng di Bantul. FOto: Erfanto/Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Belasan pelajar yang diamankan usai lakukan tawuran antar geng di Bantul. FOto: Erfanto/Tugu Jogja

Jajaran kepolisian berhasil meringkus belasan pelajar buntut dari tawuran antar dua geng pelajar. Bentrok tersebut terjadi pada tanggal 29 September 2021 lalu sekira pukul 02.30 WIB di JI.Ringroad Selatan, Padukuhan Plurugan, Kalurahan Tirtonirmolo Kapanewon Kasihan, Bantul.

"Akibat bentrokan itu ada dua orang yang menjadi korban, satu meninggal," ujar Kapolres Bantul, AKBP Ihsan di Mapolres Bantul, Senin (8/11/2021).

Aksi bentrokan tersebut adalah genk Stepiro (Serdadu Tempur Piri Revolution) dengan Sase (Satu Sewon). Keduanya telah janjian untuk melakukan bentrokan di Ringroad Kasihan Bantul di mana di daerah tersebut memang daerah rawan karena sering digunakan untuk tawuran.

Dari tawuran tersebut pihaknya mengamankan 11 orang tersangka di mana 8 orang sudah dewasa dan 3 orang lainnya masih di bawah umur. Di samping itu masih ada 3 orang tersangka lagi yang dinyatakan buron.

Aksi tawuran tersebut bermula ketika hari Selasa (28/9/2021) sekira pukul 12.00 WIB SAR warga Palbapang bersama dengan MKA dan teman yang lain, yang tergabung dalam sebuah geng Sase dari salah sekolah di Bantul. Keduanya mengobrol di warung angkringan barat Stadion Sultan Agung.

Saat itu mereka membicarakan rencana tawuran melawan salah satu geng sekolah di Yogyakarta, Stepiro yang akan dilakukan pada hari Rabu tanggal 29 September 2021 pukul 02.00 WIB di Jalan Ringroad Selatan Padukuhan Piurungan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Mereka janjian untuk bertemu di barat simpang empat toko PUJA Kasihan, Bantul.

"Mereka tantang-tantangan melalui media sosial WA. Kemudian disepakati," paparnya.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 29 September 2021 pukul 02.00 WIB SAR bersama dengan teman-temannya sekitar 14 (empat belas) orang dengan mengendarai 7 (tujuh) unit motor yang saling berboncengan dan saat itu SAR sebagai joki memboncengkan MKA menggunakan sepeda motor merk Honda Vario milik MKA.

Setelah sampai di Jalan Ringroad Selatan Dsn Plurungan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul rombongan pelapor bertemu dengan rombongan geng lawan dan terjadilah tawuran antara geng Sase dan Stepiro.

Informasi selengkapnya klik di sini.

Luka yang dialami MKA yaitu terkena bacokan di bagian punggung dan RAW terkena bacokan di bagian bahu serta dada. Atas kejadian tersebut orang tua dari MKA melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"MKA dirawat 10 hari di RS dan meninggal dunia. Sementara RAW sampai sekarang masih dirawat tetapi sekarang rawat jalan," paparnya.