Konten Media Partner

TPR di Pantai Selatan Disekat 24 Jam, Puluhan Bus Terpaksa Putar Balik

Tugu Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puluhan bus yang mengangkut wisatawan diminta putar balik karena pantai di Gunungkidul masih tutup. Foto: istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Puluhan bus yang mengangkut wisatawan diminta putar balik karena pantai di Gunungkidul masih tutup. Foto: istimewa.

Situasi Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di sepanjang pantai selatan nampak ramai. Penyekatan ketat dilakukan oleh petugas gabungan untuk mencegah wisatawan masuk membuat antrian panjang terlihat memanjang di setiap TPR.

Bahkan sesekali terlihat situasi memanas karena wisatawan kecewa sudah menempuh perjalanan jauh namun tetap tidak diperkenankan masuk. Bahkan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ada tindakan provokatif oknum anggota klub motor yang kecewa dipaksa putar balik.

Mereka bahkan terlihat berputar-putar di sebuah perempatan JJLS di ruas jalan Kalurahan Girimulyo Kapanewon Panggang. Sembari memainkan tuas gas sehingga terdengar suara knalpot yang memekakan telinga.

Minggu (10/10/2021) ini, penyekatan dilakukan selama 24 oleh petugas gabungan di semua TPR. Bahkan jalan-jalan tikus pun tak luput dari penyekatan karena jalan tikus merupakan tempat yang rawan dimanfaatkan oleh para joki memasukkan wisatawan.

Puluhan bus pariwisata yang mengangkut wisatawan dipaksa putar balik oleh petugas gabungan yang melakukan penyekatan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan kapanewon Tepus Gunungkidul, Minggu (10/10/2021).

"Sejak Jumat (8/10/2021), petugas gabungan melakukan penyekatan," ujar Kapolsek Tepus Gunungkidul, Mursidiyanto, Minggu (10/10/2021).

kumparan post embed

Ia menuturkan saat ini PPKM di Gunungkidul masih berada di level 3 dan obyek wisata belum dibuka. Oleh karenanya petugas gabungan terus melakukan penyekatan agar wisatawan tidak merangsek masuk.

Bahkan kali ini penyekatan yang mereka lakukan lebih ketat dibanding dengan sebelumnya. Karena setiap akhir pekan dipastikan akan ada lonjakan jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan pantai.

"Kalau akhir pekan kita memang menyekat selama 24 jam,"tambahnya.

Seperti dugaan mereka sebelumnya, jumlah wisatawan yang hendak berlibur ke pantai melonjak cukup drastis. Sehingga personil yang melakukan penyekatanpun harus ditambah karena lonjakan jumlah pengunjung tersebut.

Dan Minggu dinihari hingga menjelang siang, ratusan kendaraan pengangkut wisatawan terpaksa diputar balik. Sebagian besar kendaraan roda dua dan roda empat yang memaksa untuk masuk ke kawasan obyek wisata. Untuk bus, jumlahnya hanya puluhan.

"Kita paksa untuk putar balik karena memang masih ditutup. Kami minta wisatawan untuk bersabar," terangnya.

Di tempat lain, tepatnya di Jalur Jalan Lintas Selatan ruas Kalurahan Girimulyo Kapanewon Panggang, puluhan anggota sebuah klub sepeda motor menggeber-geberkan kendaraan mereka sebagai bentuk kekecewaan karena tidak diperkenankan masuk ke kawasan obyek wisata.

"Iya tadi ngumpul di perempatan dan nongkrong di JJLS. Sempat mbleyer-mbleyer tapi kondusif, mereka bablas ke Pantai Parangtritis,"ujar Bhabinkamtibmas Girimulyo, Bripda Gesang.(erl)