Tunda Kenaikan Tarif Tiket Naik Candi Borobudur, Ganjar Pranowo: Itu Bijaksana
·waktu baca 2 menit

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi keputusan penundaan kenaikan harga tiket ke Candi Borobudur. Menurutnya, sikap yang diambil pemerintah ini langkah bijaksana.
“Iya kemarin waktu ngobrol sama saya ya, karena responsnya seperti itu di publik maka beliau statement,” kata Ganjar, Kamis (9/6/2022).
Ganjar mengungkapkan bahwa wacana itu memang belum diterapkan. Wacana tarif tiket naik Candi Borobudur Rp 750 ribu itu disampaikan masyarakat sebagai bentuk transparansi pemerintah.
“Jadi konsep sebenarnya belum. Tapi karena mungkin kita memang transparan saja jadi tidak menduga kalau responsnya seperti itu, ya sudah,” ujarnya.
Terlepas dari pro kontra wacana kenaikan harga tiket ke Candi Borobudur, Ganjar menilai ada hikmah positif yang bisa diambil. Sebab banyak kelompok masyarakat yang merasa memiliki turut bersuara.
“Intinya pak Luhut waktu ke rumah menyampaikan ke saya 'udahlah pak ganjar ini kita postponed dulu biar dibicarakan oleh TWC sama balai dulu' saya kira itu bijaksana,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menunda kenaikan tarif naik ke Candi Borobudur Rp 750 ribu. Luhut mengatakan sedang dilakukan evaluasi terkait pengelolaan Borobudur.
Luhut belum dapat memastikan soal kemungkinan tiket untuk naik ke Borobudur bakal naik atau turun. Luhut membanding dengan tiket pariwisata dunia. Luhut juga mengatakan evaluasi pengelolaan Candi Borobudur berlangsung selama 1 tahun. Setelahnya akan diambil keputusan. (ari)
