Konten Media Partner

Usai Perhitungan Suara, Ketua KPPS di Sleman Tewas Gantung Diri

Tugu Jogjaverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gantung diri. Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gantung diri. Foto: Istimewa.

Tugiman (53 tahun), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 21 Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Sleman, DIY, ditemukan tak bernyawa lantaran gantung diri di belakang rumahnya. Usai perhitungan surat suara pada Kamis (18/4/2019) yang lalu, Tugiman diketahui menghilang tidak ada kabar.

Sang anak lantas mencari keberadaan Tugiman dan terkejut melihat ayahnya tergantung di belakang rumah.

"Info dari keluarga, selesai dari TPS, ia sempat pulang lalu pergi ke kebun dari pagi. Anaknya menemukan ayahnya di belakang rumah di tempat jemuran," ujar Kapolsek Sleman, Kompol Sudarno, Jumat (19/4).

Tim medis tidak menemukan bekas penganiayaan pada tubuh Tugiman. Sehingga dikatakan bahwa korban murni meninggal akibat gantung diri. Ia belum bisa memastikan apa penyebab Tugiman memutuskan untuk bunuh diri.

Pihak kepolisian pun berusaha bertanya pada teman dan keluarga Tugiman soal permasalahan yang dimiliki oleh Tugiman. Namun jawabannya nihil, kedua pihak mengaku tak memiliki permasalahan.

"Dugaan sementara karena permasalahan pribadi," jelasnya.

Jenazah telah dimakamkan oleh pihak keluarga sekitar pukul 16.00 WIB. (asa/adn)

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, punya kecenderungan bunuh diri. Anda bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri di email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293.