Viral Air Menyembur dari Sungai Bawah Tanah di Gunungkidul
·waktu baca 2 menit

Sebuah video fenomena alam air menyembur dari dalam tanah yang terjadi di Gunungkidul viral melalui media sosial. video berdurasi 30 detik tersebut menunjukkan sebuah kubangan air menyemburkan air dengan kuat.
Tinggi semburan tersebut mencapai sekitar 2 meter dari dalam tanah. Suara bergemuruh nampak jelas terdengar. Nampak di dalam kubangan air tersebut bergelombang seperti ada tekanan cukup besar dari dalam.
Fenomena tersebut sempat menjadi perbincangan warganet karena dianggap peristiwa yang langka. Awalnya warganet menganggap jika semburan air tersebut merupakan pipa PDAM yang bocor. Namun ada warganet yang menimpali jika itu merupakan semburan air dari sungai bawah tanah.
Semburan air tersebut ternyata terjadi Rabu (30/11/2022) pagi di Dusun Pucungsari Kalurahan Semanu Kapanewon Semanu Gunungkidul. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di ladang milik warga yang letaknya agak jauh dari pemukiman.
Tugiyono, warga setempat menuturkan mengatakan semburan air tersebut berasal dari dalam tanah. Hal tersebut terlihat dari tekanan yang cukup besar terlebih di lokasi tersebut tidak dilalui oleh Pipa PDAM.
"Itu bukan PDAM tapi sungai bawah tanah,"kata dia.
Tugiyono mengatakan hujan dengan intensitas tinggi berlangsung hampir semalam suntuk. Hal ini diduga membuat debit air sungai bawah tanah meningkat drastis dan bahkan meluap karena tak menampung derasnya aliran air.
Dan memang saat ini banyak Luweng (goa vertikal) yang dipenuhi dengan air hujan. Akibatnya, aliran sungai bawah tanah sangat deras dan tekanannya memicu semburan air tersebut dari dalam tanah.
"Itu bukan kali pertama karena sebelumnya juga pernah terjadi. Dulu juga pernah terjadi. Bahkan beberapa kali,"tambahnya.
Sebelumya peristiwa ini juga pernah terjadi di daerah Wediutah Kalurahan Ngeposari dan kali Ngreneng Kalurahan Semanu. Namun kala itu, yang mengherankan adalah air yang menyembur dari dalam tanah ternyata bening tidak berwarna keruh.
Panewu Semanu, Emanuel Krisna Juwoto ketika dikonfirmasi menyatakan fenomena semburan air tersebut sebenarnya hal yang alami. Karena di wilayah Kapanewon Semanu banyak ditemukan rongga tanah di mana di bawahnya ada sungai bawah tanah.
Dan dari rongga tanah tersebut sering menjadi tempat keluarnya air dari sungai bawah tanah. Ketika hujan deras dan berlangsung cukup lama maka air yang keluar dari sungai bawah tanah melalui rongga tersebut menyembur karena tekanannya cukup kuat.
"Sebetulnya di waktu bersamaan juga ada beberapa titik yang terpantau fenomena itu. Tetapi hanya lemah, tidak seperti di Pucungsari," terangnya.
