5 Penulis Cerpen Terbaik Amerika

O Captain, My Captain. (Whitman, 1865)
Tulisan dari Tutur Literatur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Begitu tutur seorang ahli cerita pendek, Richard Summers dalam bukunya yang berjudul "Craft Of The Short Story". Tak ada orang yang bisa mengajar menulis, karena menurutnya setiap penulis memiliki gaya kepenulisannya sendiri.
Seseorang yang ingin menulis, harus melewati proses pembelajaran agar dapat menemukan gaya penulisannya sendiri.
Berbagai macam cobaan dan kegagalan dalam menulis, secara tak sadar akan mengatasi kesalahan dan menjadikan seseorang memiliki tingkat kematangan dalam menulis. Tak terkecuali dalam menulis sebuah cerpen.
Berikut ini merupakan daftar penulis ternama dari Amerika yang telah menghasilkan berbagai karya dengan ciri serta gaya kepenulisan mereka sendiri, dan berhasil digemari oleh banyak orang di dunia. Siapa saja kah?
1. Edgar Allan Poe

Pernah membaca "Kisah-kisah tengah malam?". Jika sudah, kamu pasti dengan mudah mengenali nama dibalik sebuah karya sukses tersebut. Edgar Allan Poe adalah seorang penyair terbesar di Amerika. Walaupun kurang mendapatkan apresiasi di negaranya sendiri, Poe mendapatkan pengakuan serta apresiasi di Inggris dan Prancis.
Namanya menjadi terkenal di Amerika setelah penulis besar seperti Ambroce Bierce dan Robert W. Chamber mengakui Poe sebagai salah satu sastrawan terbesar.
Dalam hidupnya, Poe hanya dapat menyelesaikan satu novel. Akan tetapi, penulis yang terkenal dengan gaya penulisan 'detektif' ini telah menulis sejumlah kurang lebih 65 cerpen. Beberapa cerpen yang diantaranya adalah "The Tell Tale Heart", "The Masque of the Read Death" dan "The Pit and thhe Pendulum".
2. F. Scott Fitzgerald

Fitzegerald dikenal sebagai seorang novelis sekaligus cerpenis dari Amerika. Namanya digadang-gadang sebagai salah satu penulis cerpen terhebat di abad ke-20.
Sepanjang karirnya, Ia menyelesaikan empat buah novel, salah satunya adalah novel "The Great Gatsby" yang diangkat menjadi novel terbaik sepanjang masa dan dijadikan bacaan utama dalam mata pelajaran literatur di Amerika.
Adapun beberapa cerpennya yang terkenal antara lain; "Bernice Bobs Her Hair" dan "The Diamond As Big As The Ritz".
3. John Updike

Cerpenis dan novelis senior ini telah memenangkan penghargaan jurnalis bergengsi "Pulitzer Prize" sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1981 dan 1991. Novelis dan cerpenis senior ini semasa hidupnya telah menerbitkan sebanyak 150 cerita pendek. Selain Pulitzer Prize, ia juga meraih lebih dari 30 berbagai penghargaan, diantaranya the Rea Award, Falkner Award dan O. Henry Award.
4. O. Henry

William Sydney Porter atau biasa kita kenal dengan nama O. Henry terkenal dengan karyanya yang berjudul "The Gift of The Magi". Buku ini bercerita tentang suami-istri miskin yang sangat ingin bertukar hadiah pada saat natal.
Della sang istri menjual rambut panjangnya untuk ditukarkan rantai arloji, sementara Jim Sang menjual arloji satu-satunya untuk membelikan istrinya sebuah sisir yanng bertahtakan permata. Sungguh ironis, bukan?
Untuk mengenang dan mengapresiasi karya-karyanya, nama O. Henry kemudian dijadikan nama sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada para penulis cerita pendek terbaik.
5. J.D Salinger

Novel "Catcher in the Rye" tentunya terdengar familiar di telinga kita.
Bagaimana tidak, novel yang populer di seluruh dunia ini sempat menuai kontroversi, terlebih seorang pria bernama Mark Chapman membunuh idolanya, John Lennon karena merasa termotivasi oleh buku ini. Novel "Catcher in The Rye" ini ditulis oleh seorang penulis yang sangat eksentrik, yakni J.D Salinger.
Karya lainnya yang bisa dinikmati adalah "Nina Stories", "Frannie and Zoey" dan masih banyak lagi. Salinger dinobatkan sebagai penulis besar dari Amerika pada abad ke-20.
Siapa cerpenis yang kamu kagumi, Readers?
