Konten dari Pengguna

Harper Lee: Penulis yang Dicintai Dunia

Tutur Literatur

Tutur Literatur

O Captain, My Captain. (Whitman, 1865)

clock

Tulisan dari Tutur Literatur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harper Lee: Penulis yang Dicintai Dunia
zoom-in-whitePerbesar

Melalui kisah Atticus, Scout dan Jem, pengarang yang satu ini mencapai karirnya yang gemilang dan disayang oleh banyak orang.

Hanya menghasilkan dua karya selama hidupnya, Harper Lee justru mendapatkan predikat sebagai penulis paling berpengaruh di abad ke-21. Bagaimana tidak? Buku yang dihasilkannya memang hanya dua buah, akan tetapi karya Harper Lee tersebut menjadi warisan yang berharga bagi dunia. Buktinya, buku pertama yang ditulisnya, yakni 'To Kill A Mockingbird', berhasil memenangkan banyak pujian hingga Penghargaann Pulitzer untuk kategori fiksi pada tahun 1961.

Nelle Harper Lee lahir pada 28 April 1926 di Monroeville, Alabama, Amerika Serikat. Ia merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ayah Lee merupakan seorang pengacara dan pemilik koran lokal di sana, sementara sangat disayangkan bahwa ibunya memiliki gangguan mental dan beberapa kali kabur dari rumah.

Pada tahun 1994, Lee melanjutkan studinya di Huntingdon College selama setahun. Kemudian, Lee belajar lebih jauh mengenai hukum di Universitas Alabama di Tucaloossa. Disana, Lee juga menulis untuk beberapa publikasi mahasiswa dan menghabiskan waktu selama satu tahun menjadi editor majalah humor kampus, Rammer Jammer. Di kemudian hari, Lee menyadari bahwa panggilan hidupnya adalah menjadi seorang penulis. Merasa harus mengejar mimpinya untuk menjadi seorang penulis, Lee memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah hukumnya.

Karir kepenulisan Lee dimulai ketika Ia membantu seorang temannya menulis artikel berita. Kemampuan komunikasi interpersonalnya yang sangat baik, menjadi modal yang berharga untuk membantunya mengambil informasi yang dibutuhkan dari sesi wawancara. Hal tersebut, secara langsung juga mempermudah temannya untuk dapat menulis artikel berita yang berkualitas. Puncak kegiatan reportase ini adalah ketika Lee dan temannya harus mewawancarai salah satu tersangka pembunuhan berbahaya yakni Richard Hickock dan Perry Smith.

Harper Lee: Penulis yang Dicintai Dunia (1)
zoom-in-whitePerbesar

Di samping mengangkat memoar masa kecilnya, penulisan 'To Kill A Mockingbird' juga terinspirasi dari cerita mengenai pembunuhan termasuk korban, tersangka dan keterangan dari para saksi dari sesi wawancara yang dilakukan Lee. Tanpa disangka, buku ini kemudian menjadi best seller dan bahkan mendapatkan Pulitzer Prize pada tahun 1961. Tak hanya itu, novel inipun dinobatkan sebagai buku sastra klasik yang paling berpengaruh di dunia. Kesuksesan 'To Kill A Mockingbird' membuat produser film tertarik untuk mengangkat kisah Atticus dan anak-anaknya ke layar perak dengan judul yang sama. Film ini pun mengulang kesuksesan novelnya dengan berhasil menyabet penghargaan dari Academy Awards.

Tahun demi tahun terus berlalu dan tak lantas membuat 'To Kill A Mockingbird' menjadi karya yang usang, malah makin benderang sinarnya. Pada tahun 2005 buku ini pun mendapatkan penghargaan Los Angeles Public Literally Award. Lee pribadi juga mendapatkan penghargaan Presidential Medal of Freedom dari presiden George Walker Bush pada tahun 2007, dan di tahun 2010 ia juga mendapatkan National Medals of Arts dari Presiden Obama.

Setelah sekian lama menjalani kehidupan sebagai penulis yang cukup tertutup, Lee mengumumkan pada dunia bahwa ia akan mengeluarkan novel keduanya yang berjudul 'Go Set A Watchman' yang bercerita mengenai kehidupan para tokoh di 'To Kill A Mockingbird' 20 tahun kemudian. Meskipun secara teknis 'Go Set A Watchman' merupakan sekuel dari buku pertamanya, faktanya Lee malah menulis buku ini terlebih dulu. 'Go Set A Watchman' mulanya adalah sebuah draf novel yang setelah mengalami perkembangan cerita menjadi 'To Kill A Mockingbird'. Berselang terbit kurang lebih 54 tahun lamanya, tak menjadikan karya Lee yang kedua kalah sukses. Buku ini kemudian terjual sebanyak 1,1 jutakopi pada minggu pertama penjualannya.

Harper Lee: Penulis yang Dicintai Dunia (2)
zoom-in-whitePerbesar

Sayangnya, buku 'Go Set A Watchman' seakan menjadi kenang-kenangan terakhir kita dengan salah satu pengarang yang dicintai dunia itu. Kurang lebih setahun setelah menerbitkan buku keduanya, tepatnya pada 19 Februari 2016, Lee menutup usia di tanah kelahirannya. Mimpinya untuk menjadi penulis tercapai, bahkan berhasil menghasilkan dua buah karya yang dicintai oleh para pembaca setianya di seluruh belahan dunia. Sosok Lee, memang sudah tiada. Akan tetapi karyanya akan terus menjadi kenangan yang diingat semua orang.

Source