Relate dengan Toy Story 5, Joshua dan Istri Pilih Jauhkan Anak dari Gadget

Pasangan selebriti Joshua Suherman dan Clairine Clay baru-baru ini berbagi pengalaman mereka setelah menyaksikan film Toy Story 5 di Gandaria, Jakarta Selatan.
Bagi Joshua Suherman dan Clairine Clay, film animasi legendaris ini bukan sekadar hiburan, melainkan relate dengan pola asuh yang sedang mereka terapkan kepada sang putra, Elio.
Mereka sepakat seri terbaru ini jadi salah satu yang terbaik karena mengangkat isu yang sangat relevan dengan dunia parenting.
“Aduh, one of the best. Bagus banget, bagus banget, bagus banget,” ungkap Clay.
“Ini salah satu Toy Story yang paling bagus kayaknya," timpal Joshua.
Jojo menyebut ada kesamaan isu yang mereka hadapi sebagai orang tua baru di Toy Story 5, terutama soal penggunaan teknologi pada anak.
"Kebetulan banget isu yang diangkat tuh isu-isu yang juga lagi dibahas di dunia parenting ya. Kayak anak kami juga baru boleh screen time mungkin sebulan terakhir, jadi melihat Toy Story 5 nih aduh dekat banget sama realita gitu. Bagus banget, bagus banget ceritanya," ujar Joshua.
Sejak awal, Joshua dan Clairine memang sudah berkomitmen lebih memperkenalkan mainan fisik kepada Elio dibandingkan gawai (gadget).
Bahkan, Elio sudah mengenal karakter ikonik seperti Woody dan Buzz Lightyear melalui buku cerita dan mainan warisan dari masa kecil Joshua.
"Dari awal udah begitu. Elio tuh tahu Buzz Lightyear, Elio tahu Woody, karena kamk bacain buku cerita tentang Toy Story. Terus Buzz Lightyear punya aku juga aku kasih ke dia. Jadi turun-temurun. Jadi dia tahu Buzz Lightyear dan dia main Buzz Lightyear tapi dia nggak punya gadget," ucap Joshua.
Terkait penggunaan gawai, mereka mengaku sangat ketat dan sebisa mungkin menunda memberikan akses tersebut kepada sang anak.
"Nggak gadget, cuma kalau screen time-nya sendiri sih memang satu bulan terakhir tuh udah ada waktunya kalau misalnya memang mau nonton. Tapi itu pun juga nggak setiap hari,” tegas Clay.
Aturan soal screen time ini juga mencakup jenis konten dan perangkat yang digunakan. Mereka lebih memilih media televisi dibandingkan tablet demi menjaga kesehatan mata Elio.
"Pun dibatasin cuma mungkin satu jam sehari dan videonya semuanya tuh video-video yang slow-paced gitu. Di TV. Kalau di tab kita cuma boleh video-call. Soalnya justru katanya lebih direkomendasikan di layar besar," ungkap Jojo.
Menariknya, Elio menunjukkan ketertarikan pada imajinasi dan mainan, terutama alat transportasi dan kendaraan berat seperti fire truck serta excavator. Clay mengungkap anaknya sama sekali belum menunjukkan ketergantungan pada gawai.
"Sebenernya Elio tuh nggak ada ketertarikan sama gadget sama sekali. Paling cuma kalau misalnya minta tolong 'Mama mau video-call Kakeknya, Omanya', gitu biasanya Elio yang minta. Tapi kalau itu udah langsung mau cari fire truck-nya lagi, atau mainannya," tutup Clay.
