Tren Beauty Premium Naik, Lazada Spill Produk yang Bisa Jadi Investasi

Memilih produk kecantikan kini tak lagi hanya soal melihat kemasan atau mengikuti tren. Konsumen semakin memperhatikan apa yang ada di balik sebuah produk, mulai dari bahan aktif, teknologi formulasi, hingga manfaat yang ditawarkan untuk kulit.
Pergeseran cara memilih produk ini turut terlihat di kategori kecantikan Lazada Indonesia, yang mencatat peningkatan minat terhadap sejumlah produk premium sepanjang Semester I 2026.
Laporan Cube Asia berjudul The Rise of Authenticity-Driven eCommerce in Southeast Asia juga menunjukkan bahwa konsumen Asia Tenggara semakin mempertimbangkan produk premium, khususnya pada kategori kecantikan.
Kepercayaan terhadap kualitas dan autentisitas produk menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam keputusan pembelian.
Sejalan dengan tren tersebut, data Lazada Indonesia secara year-on-year menunjukkan pertumbuhan penjualan sejumlah produk kecantikan premium, termasuk brand parfum yang meningkat hingga 1,8 kali lipat, body care 1,3 kali lipat, dan makeup 1,2 kali lipat.
Bronzer dengan pigmentasi yang lebih presisi
Pada produk makeup, kualitas formulasi menjadi salah satu hal yang diperhatikan karena dapat memengaruhi hasil akhir di kulit. Salah satunya pada bronzer, yang tak hanya berfungsi memberikan warna, tetapi juga perlu memiliki pigmentasi dan kemampuan membaur yang baik agar wajah terlihat lebih berdimensi tanpa tampak terlalu jingga atau kusam.
Produk premium seperti Benefit Hoola Matte Bronzer hadir dengan tekstur bubuk ultra-fine dalam tujuh pilihan warna dan klaim ketahanan hingga 12 jam, termasuk waterproof, sweatproof, dan anti-transfer.
Sementara itu, NARS Laguna Bronzing Powder menawarkan formula talc-free dengan sembilan pilihan warna dan translucent microspheres yang membantu menyamarkan tampilan tekstur kulit.
Foundation yang menyatu dengan kulit
Untuk foundation, presisi warna dan stabilitas formula menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir. Produk yang diformulasikan dengan baik diharapkan dapat menyatu dengan skin tone dan undertone, sekaligus mempertahankan tampilan makeup tanpa mudah menggumpal atau mengalami oksidasi.
Salah satu pilihannya adalah Bobbi Brown Weightless Skin Foundation SPF 15 PA++, yang menawarkan pilihan shadeuntuk berbagai warna dan undertone kulit serta teknologi skin-balancing dengan ketahanan hingga 24 jam.
Ada pula Bobbi Brown Intensive Serum Foundation SPF 40 PA++ yang mengandung 75 persen skin-caring ingredients, seperti Cordyceps, Ginseng, dan Hyaluronic Acid, dengan coverage hingga 12 jam serta ketahanan terhadap air dan keringat.
Serum dengan bahan aktif yang terukur
Tak hanya makeup, produk skincare premium juga semakin banyak dipilih karena konsumen mulai memperhatikan teknologi di balik formulanya.
Pada serum, misalnya, kualitas tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bahan aktif yang tercantum, tetapi juga bagaimana bahan tersebut diformulasikan dan dijaga kestabilannya.
Estée Lauder Advanced Night Repair menjadi salah satu contoh serum malam dengan peptida eksklusif yang menawarkan manfaat antioksidan hingga delapan jam serta hidrasi hingga 72 jam.
Sementara itu, SK-II GenOptics Infinitaura Essence memadukan bahan fermentasi dengan lebih dari 50 mikronutrien, Niacinamide, dan Bisabolol Pro yang ditujukan untuk membantu menangani noda hitam dan kulit kusam.
Facial oil yang mengandalkan ekstrak tumbuhan
Beralih ke perawatan wajah, facial oil premium juga menawarkan pendekatan yang lebih spesifik terhadap kebutuhan kulit.
Kualitasnya tidak hanya ditentukan dari banyaknya ekstrak yang digunakan, tetapi juga pemilihan minyak berdasarkan profil asam lemak, tekstur, kemampuan menyerap, dan manfaat yang ingin diberikan.
Untuk kulit kering, Clarins Santal Face Treatment Oil menggunakan 100 persen ekstrak tumbuhan dengan kombinasi minyak hazelnut yang kaya Omega-9 dan Vitamin E, serta kayu cendana, kapulaga, dan lavender.
Meski demikian, pemilik kulit sensitif tetap disarankan melakukan patch test terlebih dahulu sebelum menggunakan produk berbahan minyak esensial.
Parfum dengan aroma yang berkembang di kulit
Produk premium juga hadir dalam kategori wewangian. Pada fine fragrance, pengalaman menggunakan parfum tidak hanya ditentukan oleh seberapa lama aromanya bertahan, tetapi juga bagaimana top, middle, dan base notes berkembang setelah parfum diaplikasikan dan memasuki fase dry down.
Salah satu pilihannya adalah Jo Malone English Pear & Freesia yang memadukan aroma buah pir, white freesia, amber, patchouli, dan woody notes. Perpaduan tersebut membuat karakter aroma berubah secara bertahap dari kesegaran awal menjadi aroma yang lebih hangat ketika menyatu dengan kulit.
Aromanya juga dapat dikombinasikan dengan parfum lain melalui teknik scent layering untuk menciptakan karakter yang lebih personal.
Shower oil untuk menjaga kelembapan kulit
Tak berhenti pada wajah dan makeup, kebutuhan beauty premium juga mencakup perawatan tubuh. Salah satunya shower oil yang menggunakan kombinasi minyak dan emolien untuk membantu membersihkan kulit sekaligus mempertahankan kenyamanannya.
L'Occitane Almond Shower Oil, misalnya, menggunakan grape seed oil dan sweet almond oil yang berubah menjadi emulsi lembut ketika terkena air. Formulasi berbasis minyak tersebut memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan pengalaman membersihkan tubuh tanpa sensasi kulit terasa terlalu kering setelah mandi.
Namun, produk kecantikan premium tidak selalu berarti harus memilih produk dengan harga paling tinggi. Menurut Amelia Tediarjo, Head of Business Growth and Operations Lazada Indonesia, sebuah produk dapat disebut worth the investment ketika manfaatnya benar-benar terasa, nyaman digunakan, dan dapat mendukung rutinitas secara konsisten.
Melalui LazMall, konsumen dapat menemukan berbagai pilihan beauty dan skincare original dari brand tepercaya. Lazada juga menghadirkan AI Lazzie, asisten belanja berbasis AI yang dapat membantu memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan, sehingga konsumen bisa lebih mudah menemukan produk yang sesuai dengan kulit dan gaya hidup mereka.
