Pencarian populer

Cech Tak Sabar Bertemu Mantan di Final Liga Europa

Petr Cech merayakan kemenangan Arsenal atas Valencia. Foto: Reuters/Andrew Boyers

Tak cuma di Liga Champions, di Liga Europa pun All-English Finals, atau final sesama klub Inggris, tercipta. Arsenal dan Chelsea bakal memperebutkan trofi Liga Europa dalam partai final yang akan digelar di Baku, Azerbaijan, 29 Mei mendatang. Laga ini pun disambut antusias oleh kiper Arsenal yang juga merupakan mantan pemain Chelsea, Petr Cech.

Arsenal lolos ke final usai menyingkirkan Valencia dengan agregat 7-3 di semifinal. Dalam dua leg anak-anak asuh Unai Emery itu selalu berhasil meraih kemenangan. Sementara itu, Chelsea harus bersusah payah menendang Eintracht Frankfurt dari Liga Europa lewat adu penalti.

Cech sendiri, pada Januari lalu, sudah mengumumkan bakal pensiun di akhir musim ini. Kiper asal Republik Ceko itu sudah bukan lagi opsi utama Emery di Premier League, tetapi merupakan sosok yang selalu berdiri di bawah mistar manakala The Gunners berlaga di Eropa. Di laga pemungkasnya sebagai pesepak bola pro Cech akan menghadapi mantan klubnya dan itulah alasan di balik antusiasmenya.

"Akan sangat luar biasa jika aku mengakhiri karier dengan menghadapi mantan klubku," kata Cech kepada BT Sport.

"Ada hari-hari di mana kamu bermain bagus dan berpikir untuk terus melanjutkan karier tetapi aku sudah membuat keputusan untuk pensiun dengan mempertimbangkan banyak hal. Aku bisa saja bermain dua tahun lagi tetapi bagiku lebih baik pensiun terlalu cepat daripada terlambat. Aku ingin pensiun dengan caraku sendiri," tambahnya.

Cech memperkuat Chelsea dari 2004 sampai 2015. Di situlah dia menjalani masa-masa terbaik dalam kariernya. Tercatat, ada 15 trofi yang berhasil dia kumpulkan termasuk gelar Liga Champions dan Liga Europa. Namun, karena kalah bersaing dengan Thibaut Courtois, Cech akhirnya dilepas secara cuma-cuma ketika kontraknya habis.

Cech kala masih memperkuat Chelsea. Foto: Laurence Griffiths/Getty Images

Sayang, ketika sudah menjadi pemain Arsenal, Cech tidak bisa lagi tampil sebaik saat masih bersama Chelsea. Pada musim lalu, misalnya, mantan kiper Stade Rennais itu tercatat sebagai kiper yang paling sering membuat kesalahan berujung gol (6). Akhirnya, ketika Bernd Leno datang, Cech pun tergusur ke bangku cadangan.

Meskipun menit bermainnya musim ini tidak banyak, Cech mengaku sudah siap jika dipercaya turun di partai puncak Liga Europa. Menurutnya, persiapan yang dia lakukan bakal cukup untuk membuat dirinya tampil bagus di laga nanti.

"Dari pengalamanku, aku selalu bisa mengompensasi itu semua dengan persiapan matang. Kuncinya adalah di sesi latihan dan aku selalu bersikap sama entah itu saat dipercaya sebagai starter maupun sebagai pemain cadangan. Pokoknya, aku selalu percaya diri bisa bermain bagus. Mimpiku sebelum ini adalah bermain di final kompetisi Eropa dan itu sudah tercapai. Mimpiku berikutnya adalah memenanginya," tutup Cech.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63