Kumparan Logo

Apoy 'Wali' Berharap Ifan Tegar dan Teruskan Mimpi 'Seventeen'

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Band Wali di Festival Danau Sunter (Foto: Iqbal  Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Band Wali di Festival Danau Sunter (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Para personel band Wali ikut serta dalam proses pencarian korban tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu. Mereka terjun untuk mencari Ade Jigo dan Aa Jimmy, dua personel Duo Jigo yang menjadi korban.

Kala itu, Duo Jigo sedang mengisi acara gathering karyawan salah satu perusahaan BUMN di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten.

Belakangan diketahui, Ade Jigo dan anaknya berhasil selamat. Namun istri Ade Jigo, Aa Jimmy, istri dan anak Aa Jimmy menjadi korban tewas. Sementara seorang anak Aa Jimmy lainnya hingga tulisan ini dibuat masih belum ditemukan.

embed from external kumparan

Selain keluarga besar Duo Jigo, di acara itu juga tampil band Seventeen. Seluruh personel Seventeen menjadi korban tewas. Hanya Ifan selaku vokalis yang selamat.

Hal ini membuat Ifan begitu terpukul. Terlebih istri Ifan, Dylan Sahara, juga menjadi korban tewas.

Kepada kumparan, Apoy 'Wali' mengaku sempat bertemu Ifan di rumah sakit. Kala itu, Ifan tengah mengurus jenazah Dylan untuk dibawa pulang.

"Ifan saya sempat beberapa kali melihat. Ifan saya lihat cukup tegar," ujar Apoy lewat sambungan telepon kepada kumparan, Selasa (25/12) malam.

Namun, Apoy mengatakan tidak langsung bertemu dan menyapa Ifan 'Seventeen'. Apoy berusaha memahami yang tengah dirasakan Ifan. Apalagi ketika itu Ifan baru saja menemukan jenazah istrinya, Dylan Sahara.

"Jadi saya tidak mau mengganggu. Lagipula suasana rumah sakit waktu itu banyak jenazah dan situasinya sangat ramai," kata Apoy.

Jenazah istri dari Ifan Seventeen tiba di terminal kargo bandara Halim Perdanakusumah. (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah istri dari Ifan Seventeen tiba di terminal kargo bandara Halim Perdanakusumah. (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)

Gitaris grup band 'Wali' ini berharap Ifan bisa kuat dan tabah menghadapi kenyataan yang ia hadapi saat ini.

"Bang Ifan, bersama personel lainnya sehidup semati, ya inilah yang kami katakan, hidup bersama teman-teman setia. Masyaallah," ujar Apoy.

"Tolong Bang Ifan bisa kuat, dan bekerja keras untuk Seventeen. Untuk Bang Bani, Bang Andi, Bang Herman, meneruskan cita-cita mereka yang tinggi sehingga bisa memberikan inspirasi untuk musisi Indonesia," kata Apoy.

Saat ini, lanjut Apoy, ia bersama tim Wali Care masih di Tanjung Lesung melanjutkan pencarian anak pertama Aa Jimmy. Wali bahkan membatalkan rencana konser yang akan digelar dalam waktu dekat.

embed from external kumparan

"Seharusnya ada besok (hari ini, red) atau lusa tapi kita cancel. Baru mau tanda tangan kontrak, tapi kita putusin batal dulu," ujar Apoy.

Begitu juga dengan rencana konser di malam tahun baru. Apoy dan Wali masih memikirkan ulang rencana yang ada.

"Malam tahun baru kami ada rencana main di kawasan pantai, tapi kami sekarang masih mencoba diskusi dengan klien. Karena kondisi sekarang ini, kami melihat langsung kondisi yang mengkhawatirkan," ujar Apoy 'Wali'.