Anak Kembali Sekolah, Sudah Siap dengan Sederet Biayanya, Moms?

Saat anak sudah mulai bersekolah atau memulai ajaran baru, artinya ada dana yang perlu dikucurkan, Moms. Jumlahnya pun, bisa dibilang tak sedikit.
Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini Sutikno, mengiyakan bahwa momen ketika anak kembali bersekolah memang perlu dipikirkan secara khusus mengenai persiapan keuangannya.
Pasalnya, akan ada tuntutan untuk membayar kebutuhan seperti seragam, jasa jemputan, peralatan sekolah, biaya ekskul hingga uang saku. Bahkan bisa juga, ada biaya untuk pergaulan sosial anak. Saat teman sekelasnya berulang tahun dan anak ingin memberi kado mungkin? Banyak juga, ya!
Nah Moms, kalau Anda merasa memang cukup banyak dana yang perlu dikeluarkan, artinya pengeluaran bulanan mau tak mau mesti diperketat alias perlu lebih hemat.
“Misalnya jatah makan-makan (gaya hidup) dipangkas dulu untuk penghematan karena uangnya sementara dipakai membayar kebutuhan sekolah anak," ujarnya kepada kumparan, Senin (15/7).
Hari-hari anak di sekolah bukan cuma sehari-dua hari, Moms. Untuk itu Mike menyarankan, orang tua perlu memikirkan kebutuhan sekolah anak selama satu semester ke depan. Mulailah membuat daftar kebutuhan atau tagihan pembayaran sekolah tersebut.
Terkait hal ini, Mike mengingatkan agar orang tua perlu membuat anggaran khusus untuk kebutuhan sekolah anak dari pengeluaran bulanan keluarga. Misalnya, total dari semua pos pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan hidup, yakni mulai dari 40 hingga maksimal 70 persen. Jangan lupa, investasi dan tabungan minimal 10 persen.
Bagaimana dengan jumlah uang yang mesti dibayarkan sekali namun dalam jumlah besar, seperti uang pangkal? Menurut Mike, orang tua juga perlu memastikan persiapan keuangan jangka panjang seperti ini.
"Bisa (memenuhi) dengan asuransi pendidikan atau dana investasi yang memang disiapkan untuk pendidikan," tutupnya.
Cara ini tentu saja membuat Anda tidak akan kelabakan, saat harus keluar biaya yang cukup besar, Moms!
