Kumparan Logo

Cara Mengatur Keuangan Keluarga selama Ramadhan

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mengatur keuangan keluarga. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengatur keuangan keluarga. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Moms, Anda tentu setuju mengelola keuangan keluarga menjadi hal penting yang tak bisa diabaikan. Tak terkecuali, selama momen Ramadhan. Maklum saat Ramadhan, biasanya pengeluaran tak terkendali akibat harga-harga kebutuhan yang melonjak maupun berbagai pengeluaran istimewa. Lantas, bagaimana sebaiknya mengelola keuangan selama ramadhan?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno mengatakan, pada prinsipnya persepsi menjadi kunci.

“Pengeluaran bulan Ramadhan mestinya sama dengan bulan biasa,” katanya kepada kumparanMOM, Senin (6/5).

Mike melanjutkan, pengaturan keuangan keluarga selama Ramadhan juga seharusnya sesuai dengan kemampuan dan prioritas.

Ilustrasi uang Foto: Shutterstock

Mike merinci, setidaknya ada empat pos pengeluaran pokok yang perlu diperhatikan. Meliputi, cicilan utang 0 persen hingga maksimal 30 persen, pos menabung yang dilakukan secara bertahap yaitu 10 persen hingga lebih bagus lagi 30 persen, premi asuransi 5-15 persen, dan sisanya bisa dibelanjakan.

“Belanja sesuai budget atau anggaran, tidak perlu berutang untuk pengeluaran Ramadhan,” Mike menambahkan.

Mike juga mengingatkan, selama Ramadhan perlu mengontrol pengeluaran tak terduga yang bisa bikin bengkak kantong. Misalnya, makan-makan istimewa “mumpung puasa” atau undangan buka bersama yang berdatangan.

“Walaupun makan utamanya berkurang tetapi jajannya lebih banyak, apalagi dengan tradisi buka bersama dan ngabuburit. Makan di luar selama bulan Ramadhan jadi bikin pengeluaran banyak,” papar Mike.

Mengatur keuangan keluarga Foto: Shutterstock

Bukan berarti tak boleh makan-makan di luar merayakan buka puasa kok, Moms. Namun kata Rini, hal itu perlu dibatasi dan disikapi dengan bijak.

Caranya menurut dia, bisa diakali dengan makan bersama dengan masak sendiri hingga berburu penawaran diskon atau potongan harga tertentu.

“Acara berbuka juga tidak wajib di mal kok, banyak program diskon lebaran yang bisa bikin impulse buying, buka puasa di rumah bersama keluarga lebih afdol lebih hemat,” tutupnya.

Nah Moms, siap mengatur keuangan keluarga Anda sesuai saran Mike?

kumparan post embed