Kumparan Logo

Tanda Anak Berkepribadian Ekstrovert

kumparanMOMverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak ekstrovert bermain. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak ekstrovert bermain. Foto: Thinkstock

Anda tentu senang ketika anak mudah bergaul dengan teman sebaya, maupun mudah akrab dengan om dan tante yang baru ia temui hari itu. Tak cuma itu, si kecil tampak selalu ceria, energik, dan cerewet, terutama saat bersama banyak teman yang bisa ia ajak bermain.

Apakah si kecil sesuai dengan deskripsi di atas, Moms? Bisa jadi si kecil termasuk anak yang tipe ekstrovert. Mengutip psikolog ternama Carl Jung, psikiater ternama dari University of Zurich, orang yang ekstrovert biasanya ramah, aktif, dan cepat membuat keputusan.

Untuk itu, Anda bisa mengidentifikasi si kecil sebagai pribadi yang ekstrovert jika menemukan tanda-tanda berikut:

1. Ia Tidak Pemalu

Perayaan ulang tahun anak Foto: Thinkstock

Dalam berbagai kesempatan, si kecil harus berhadapan dengan lingkungan baru, bersama orang-orang yang belum pernah ia temui. Misalnya saat Anda menggelar arisan atau pesta ulang tahun di rumah.

Jika dalam kondisi itu anak Anda tampak nyaman, tak ragu mencoba hal baru, atau bahkan berusaha menjadi pusat perhatian orang-orang di sekitarnya, bisa dibilang ia tergolong anak yang ekstrovert.

2. Cerewet

Dilansir Smart Parenting, anak yang ekstrovert menikmati interaksi dengan orang-orang di sekitarnya. Mereka sangat suka berbicara dan seakan punya banyak tenaga untuk bercerita. Ia pasti termasuk yang paling cerewet di antara teman-teman bermainnya.

Anak ekstrovert banyak bicara bukan hanya karena ingin diperhatikan, tapi inilah bagian dari ciri ektstrovert itu sendiri yakni memproses pikiran dan perasaannya lewat interaksi dengan orang lain.

3. Suka Kegiatan Kelompok

Ilustrasi anak dalam kegiatan kelompok. Foto: Thinkstock

Berkebalikan dengan tipe introvert, tipe ekstrovert sangat suka kegiatan kelompok. Dia akan lebih produktif saat diberi tugas kelompok daripada tugas yang ia harus kerjakan sendiri. Tak heran jika nanti ia lebih memilih ekstrakurikuler berbasis tim, seperti basket, futsal, dan lain-lain.

4. Mudah Bosan Saat Sendirian

Anak yang ekstrovert berpikir, menghabiskan waktu sendirian itu sangat membosankan, bahkan melelahkan. Dia butuh berinteraksi dengan orang lain hampir setiap saat. Tak heran ia sangat bersemangat menghadiri acara yang mengumpulkan banyak orang seperti pentas seni, pesta ulang tahun, hingga lomba antarkelas.

5. Tak Takut Mengungkapkan Pendapatnya

Bantu anak agar percaya diri dan terampil berbicara di depan kelas Foto: Shutterstock

Anak ekstrovert merasa nyaman untuk mengungkapkan perasaan dan apa yang ia pikirkan saat itu. Ia juga tak ragu menyatakan pendapatnya. Tak heran sifat ini membuatnya punya banyak teman.

6. Senang Menjadi Pemimpin

Jika si kecil sering menjadi pemimpin pada kelompok apapun yang ia ikuti, kemungkinan besar ia anak yang ekstrovert. Apalagi jika ia sendiri yang mengajukan diri. Karena ia mudah bersosialisasi, tak heran ia juga mudah mendapat kepercayaan sebagai pemimpin dan mempengaruhi orang lain.

Tapi 6 tanda ini tak bisa menjadi patokan mutlak Moms, sebab sulit menemukan anak yang benar-benar berkepribadian murni ekstrovert. Kebanyakan anak juga punya sisi introvert meski tidak dominan.