Konflik Kashmir, Pakistan Turunkan Tingkat Diplomatik dengan India

Pakistan memutuskan untuk menurunkan level hubungan diplomatiknya dengan India. Putusan ini merupakan buntut dicabutnya otonomi khusus Kashmir oleh New Delhi.
India dan Pakistan merupakan negara nuklir yang bersengketa di wilayah subur, Kashmir.
Dengan dihapusnya otonomi Kashmir, hubungan Pakistan dan India dipastikan akan semakin memburuk. Keputusan Pakistan menurunkan level diplomatiknya otomatis membuat mereka menghentikan perdagangan dua negara dan akan segera mengusir perwakilan India di negaranya.
Tak hanya itu, Pakistan meminta dunia untuk mengintervensi putusan India. Islamabad juga mengancam akan membawa masalah Kashmir ke Dewan Keamanan PBB.
"Kami akan menarik pulang Duta Besar kami di New Delhi, dan memulangkan utusan mereka," sebut Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi seperti dikutip dari AFP, Kamis (8/8).
Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebut keputusan PM India Narendra Modi mencabut otonomi Kashmir unilateral dan ilegal.
India mencabut otonomi Kashmir pada Senin (5/8) lalu. Keputusan itu resmi mengakhiri tujuh dekade status otonomi khusus di Kashmir.
Saat masih otonomi masih diberlakukan, Kashmir memiliki bendera dan konstitusi sendiri. Pekerjaan di bidang pemerintahan serta tanah hanya boleh dimiliki warga lokal Kashmir.
Namun, setelah otonomi dicabut, kontrol Kashmir sepenuhnya berada di bawah New Delhi. Semua keistimewaan yang pernah diberikan juga tidak berlaku.
