Gereja Kecil dalam Pohon Ek Desa Allouville-Bellefosse

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laiknya penggambaran dalam dunia dongeng, di mana tokoh-tokohnya hidup pada ceruk-ceruk tumbuhan berukuran besar, kita sering berpikir untuk bisa membuat kontruksi ruang di dalam batang pohon. Fantasi semacam itu tidak sepenuhnya liar dan tak beradasar, karena ada pohon tua yang di Prancis, yang telah hidup melalui masa-masa Louis XIV, Revolusi Prancis, Napoleon Bonaparte, Nicolas Sarkozy, dan masih berdiri hingga sekarang, dengan kondisi serupa yang kita bayangkan.
Pohon ek itu terletak di desa kecil Allouville-Bellefosse dan ada banyak pendapat mengenai seberapa tua usianya. Konon, menurut kepercayaan lokal, pertumbuhannya telah dimulai sejak Prancis mulai berkembang sebagai sebuah bangsa dan negara; ada juga yang menyatakan pohon telah mulai tumbuh 1000 tahun yang lalu, yang menjadikannya salah satu pohon tertua di dunia; dan para ilmuwan mengatakan usianya sekitar 800 tahun. Bagaimanapun, terlepas dari klaim mana yang mungkin benar, ini memang salah satu pohon tertua di Prancis.
Jadi, bagaimana cara orang-orang membuat kapel di dalam batang pohon tersebut? Sebetulnya, kontruksi ini diawali sebuah kebetulan. Pada tahun 1600-an, bencana melanda Desa Allouville-Bellefosse dan petir dahsyat menyambar pohon hingga terbakar inti batangnya. Pohon yang selamat dengan batang berongga pun menarik perhatian dan memantik ide pengurus gereja untuk membangun rumah ibadah yang khas. Walhasil, tempat suci pun dibuat di dalam ceruk pohon ek.
Pada saat Revolusi Prancis berlangsung, pohon ek memukau itu hampir saja dimusnahkan oleh rakyat. Kala itu, segala ihwal-ihwal ortodoks dan yang berkaitan dengan gereja sedang sangat ditentang. Tak ayal, kapel pohon ek pun menjadi incaran kemarahan publik. Beruntung, warga lokal mampu bertindak cepat untuk mencegah perusakan.
Hanya saja, dengan segala keunikan dan kekayaan ceritanya, kapel pohon ek tak mampu melawan kelayuan akibat usia. Hari ini tanda-tanda penuaan dan stres semakin terlihat jelas pada pohon sehingga mesti ditopang oleh tiang. Bagian batang juga telah mati dan sebagian besar pohon telah ditutup dengan sirap kayu (lantaran kulit telah mulai mengelupas).
Referensi:
Le ChĂȘne Chapelle (The Chapel Oak) | Atlas Obscura
The Oak Chapel of Allouville-Bellefosse | Amusing Planet
