Konten dari Pengguna

Ogopogo, Monster Cryptid yang Pernah Dihargai USD 1 Juta

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang pria memasukkan kepalanya ke dalam mulut patung ogopogo | Foto: Commons Wikimedia
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria memasukkan kepalanya ke dalam mulut patung ogopogo | Foto: Commons Wikimedia

Masyarakat Kelowna percaya di Danau Okanagan, yang memiliki luas permukaan 348 km², hidup seekor monster yang disebut ogopogo. Bentuknya seperti ular berpunuk-punuk, dengan kulit hijau atau hitam, dan berkepala seperti kuda, domba, atau ular.

Dituturkan Lisa Kadane, seorang jurnalis lepas yang tinggal Kelowna, Provinsi British Columbia, Kanada, dalam tulisan berjudul Canada's Mysterious Lake Monster, hampir mustahil untuk hidup di kota itu tanpa pernah mendengar tentang ogopogo. Mahluk ini seperti Loch Ness yang begitu melekat dalam takhayul Skotlandia.

Cryptid yang belum teridentifikasi yang konon berada di kedalaman danau ..." kata Lisa menyatakan ogopogo sebagai makhluk yang konon ada namun tidak dapat terbukti secara ilmiah.

Kepopuleran Ogopogo bahkan sempat memuncak pada 1980-an, ketika asosiasi pariwisata di sekitar Danau Okanagan menawarkan hadiah USD 1 juta (kisaran satu miliar rupiah pada masa itu) bagi siapa saja yang dapat membuktikan keberadaannya. Greenpeace, sebagai organisasi lingkungan global, bahkan mengambil sikap dan mengklaim bahwa ogopogo adalah spesies yang terancam punah dan menuntut agar para pemburu tidak membunuhnya (cukup difilmkan). Acara televisi Amerika kala itu, seperti In Search Of dan Unsolved Mysteries, pun turut melaporkan tentang penghuni misterius di Lembah Okanagan.

Ilustrasi kemunculan ogopogo di Danau Okanagan | Foto oleh Gabor Retei di Flickr

Bagaimanapun, makhluk yang dipercaya eksistensinya oleh sekitar 16 persen warga British Columbia itu kemungkinan hanyalah sebuah kesalahpahaman, yang muncul melalui miskomunikasi antara pemukim awal Kanada (orang Eropa) dan penduduk asli Lembah Okanagan (orang Syilx).

"(Mahluk) ini betul-betul bukan monster, ini adalah ruh danau dan melindungi lembah dari satu ujung ke ujung yang lain," ungkap Pat Raphael dari Westbank First Nation, anggota Aliansi Bangsa Okanagan/Syilx.

kumparan post embed

Sementara banyak orang Kanada (khususnya keturunan para pendatang) menyebut mahluk cryptid itu sebagai ogopogo, orang-orang Syilx justru menyebutnya ̓n ̓x̌ax̌aitkʷ (baca: n-ha-ha-it-koo) yang berarti "roh suci danau". Dua hal ini adalah konsepsi yang berbeda, karena roh bukanlah sesuatu yang mesti berwujud, tidak sebagai mahluk hidup, dan tidak bisa diklaim sebagai spesies yang terancam punah.

Sumber:

  • Canada's Mysterious Lake Monster | BBC

  • Ogopogo, the ‘bashful monster’ | CBC

kumparan post embed
kumparan post embed