Konten Media Partner

Foto: Melihat Senjata Perang Peninggalan Kesultanan Aceh

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aneka rencong di ruang pamer Museum Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Aneka rencong di ruang pamer Museum Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Memperingati Hari Museum Nasional 2021, Museum Aceh menggelar pameran senjata peninggalan Kesultanan Aceh yang pernah dipakai dalam perang melawan Portugis dan Belanda. Pameran berlangsung virtual pada Sabtu besok (16/10/2021) lewat kanal YouTube Disbudpar Aceh dan kanal YouTube Museum Aceh, pukul 10.00 WIB – 11.00 WIB.

Kepala UPTD Museum Aceh, Mudha Farsya, mengatakan, pameran senjata tersebut mengangkat tema ‘Semangat, Simbol dan Identitas’.

“Aceh adalah satu bangsa yang dalam perjalanan sejarahnya mengalami berbagai peperangan, baik menyerang pada saat penaklukan ataupun diserang ketika hendak ditaklukkan, sebagaimana bangsa-bangsa lain di dunia,” katanya.

kumparan post embed
Pedang dan perisai yang pernah dipakai pejuang Aceh dalam perang. Foto: Suparta/acehkini

Jelang pameran, acehkini berkesempatan melihat berbagai persiapan di Museum Aceh, Jumat (15/10/2021). Ragam senjata seperti rencong, pedang dan lainnya telah ditata rapi.

kumparan post embed

Lihat foto-foto berikut:

Miniatur meriam milik Kesultanan Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Meriam kecil (lila) yang pernah dipakai pejuang Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Keris koleksi Museum Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Tombak yang dipakai pejuang Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Aneka pedang yang dipakai dalam perang Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Mempersiapkan ruang pamer senjata di Museum Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Ruang pamer senjata di Museum Aceh. Foto: Suparta/acehkini
kumparan post embed